Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kurzawa Sudah Bergabung Latihan Persib Bandung, Pengalaman Liga Champions Jadi Modal Hadapi Persis Solo

Tulus Widodo • Rabu, 28 Januari 2026 | 15:25 WIB
Eks pemain PSG dan Monaco, Layvin Kurzawa, sudah bergabung latihan Persib Bandung
Eks pemain PSG dan Monaco, Layvin Kurzawa, sudah bergabung latihan Persib Bandung

RADARTUBAN - Di tengah denyut persiapan Persib Bandung menjelang duel penting kontra Persis Solo, satu nama mencuri perhatian dari sesi latihan. Layvin Kurzawa sudah bergabung.

PBukan sekadar tambahan pemain, kehadiran bek kiri berpengalaman ini menjadi sinyal jelas: Persib sedang menaikkan level, bukan sekadar menambal kekurangan.

Informasi bergabungnya Kurzawa disampaikan melalui akun X resmi Persib. Tanpa banyak gembar-gembor, langkah ini justru terasa matang.

Persib memilih bekerja dalam senyap, lalu menghadirkan sosok dengan rekam jejak yang tak bisa dipandang enteng.

Baca Juga: Persib Bandung Tembus Lima Besar Klub Terkaya ASEAN, Bukti Kenaikan Kelas Liga Indonesia

Bek Kiri dengan DNA Panggung Besar

Layvin Kurzawa bukan pemain sembarangan. Pemain 33 tahun itu tumbuh dan matang di sepak bola Prancis—lingkungan yang keras, cepat, dan tak memberi ruang bagi pemain setengah matang.

Namanya mulai mencuat bersama AS Monaco, klub yang dikenal sebagai pabrik talenta Eropa.

Di sanalah Kurzawa mencicipi atmosfer Liga Champions, menghadapi penyerang-penyerang terbaik benua biru.

Performa konsistennya mengantarkan Kurzawa ke Paris Saint-Germain (PSG). Bersama raksasa Prancis itu, ia mengoleksi gelar domestik: Ligue 1, Coupe de France, dan Coupe de la Ligue.

Pemain kelahiran Frejus, Prancis itu bukan sekadar pelapis. Dalam periode tertentu, Kurzawa menjadi pilihan utama, termasuk di laga-laga besar Eropa.

Jejak Internasional yang Tak Bisa Dipalsukan

Kurzawa juga pernah merasakan panggilan Timnas Prancis. Debutnya langsung mencuri perhatian—mencetak gol, sesuatu yang jarang dilakukan bek kiri.

Meski persaingan di Les Bleus brutal, pengalamannya mengenakan seragam tim nasional memperkaya mentalitas dan cara pandangnya terhadap permainan.

Mantan pemain Biavista itu terbiasa dengan tuntutan tinggi, tekanan media, dan ekspektasi kemenangan di setiap laga.

Hal-hal semacam ini tidak diajarkan di papan taktik, tetapi terbentuk lewat jam terbang.

Apa Artinya untuk Persib?

Bagi Persib, kehadiran Kurzawa adalah investasi pada pengalaman dan ketenangan. Di saat banyak tim mengandalkan energi muda, Persib menambahkan lapisan kedewasaan.

Kurzawa membawa disiplin bertahan Eropa, pemahaman posisi, serta keberanian naik membantu serangan.

Menjelang menghadapi Persis Solo—laga yang menuntut fokus penuh—kehadiran pemain dengan mental laga besar jelas bukan kebetulan. Ini langkah terukur, bukan reaksi panik.

Lebih dari Sekadar Nama Besar

Kurzawa memang datang dengan reputasi, tetapi yang lebih penting adalah apa yang ia bawa ke ruang ganti.

Standar latihan, cara membaca permainan, dan kebiasaan profesional akan menjadi referensi baru bagi pemain lain.

Persib tak sedang mengejar sensasi. Mereka sedang membangun fondasi. Dan Layvin Kurzawa, dengan seluruh rekam jejak Eropanya, datang sebagai bagian dari rencana itu—bukan sebagai hiasan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#as monaco #Liga Champions #timnas prancis #Persib Bandung #layvin kurzawa #PSG #Persis Solo