Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Lautaro Martínez Resmi Sejajar Alessandro Altobelli, Warisan Gol Legenda Inter Milan Kembali Bergema di Serie A

Tulus Widodo • Senin, 2 Februari 2026 | 10:57 WIB
Lautaro Martínez resmi sejajar Alessandro Altobelli sebagai pencetak gol terbanyak Inter di Serie A.
Lautaro Martínez resmi sejajar Alessandro Altobelli sebagai pencetak gol terbanyak Inter di Serie A.

RADARTUBAN – Lautaro Martínez kembali mengukir namanya dalam buku sejarah Inter Milan.

Bukan sekadar gol biasa, striker Argentina itu kini resmi menyamai torehan Alessandro Altobelli sebagai salah satu penyerang paling produktif Nerazzurri di Serie A.

Berdasarkan data OptaPaolo, Lautaro telah mengoleksi 128 gol di kasta tertinggi Liga Italia bersama Inter.

Teranyar, Lautaro menyumbang satu gol saat Inter melibas tuan rumah Cremonese 2-0 pada giornata ke-23 Serie A.

Angka itu menempatkannya di posisi keempat daftar pencetak gol terbanyak Inter sepanjang sejarah Serie A, sejajar dengan Altobelli—ikon besar Nerazzurri era 1980-an.

Baca Juga: Disalip Udinese, Inter Milan Gigit Jari: Bek Tengah Kroasia Branimir Mlacić Segera Merumput di Serie A

Jejak Para Legenda, Nama Lautaro Kini Permanen

Di atas Lautaro, hanya tersisa tiga nama yang nyaris sakral bagi publik Giuseppe Meazza:

- Giuseppe Meazza (197 gol)

- Benito Lorenzi (138 gol)

- Stefano Nyers (133 gol)

Masuknya Lautaro ke lingkaran elite ini bukan hasil satu musim gemilang, melainkan akumulasi konsistensi, loyalitas, dan peran sentralnya dalam proyek Inter selama bertahun-tahun.

Pemain 28 tahun itu bukan penyerang yang hidup dari satu-dua momen, melainkan mesin gol yang terus bekerja, musim demi musim.

Lebih dari Sekadar Angka

Gol ke-128 Lautaro datang di tengah laga Cremonese vs Inter, sebuah pertandingan yang mungkin tak akan dikenang karena dramanya, namun akan selalu diingat karena makna historisnya.

Di usia yang masih produktif, Lautaro belum menunjukkan tanda-tanda melambat.

Ia masih menjadi titik tumpu serangan, pemimpin di lapangan, dan simbol identitas Inter era modern—sebuah peran yang dulu diemban Altobelli, Lorenzi, hingga Meazza.

Baca Juga: Inter Milan Tak Tersentuh Kekalahan dalam 11 Laga Liga, Konsistensi Jadi Senjata Bertahan sebagai Capolista Serie A

Rekor yang Nyaris Pasti Terlampaui

Secara matematis, peluang Lautaro menyalip Stefano Nyers (133 gol) terbuka lebar. Selisih lima gol bukan jarak yang sulit bagi striker utama Inter Milan tersebut.

Apalagi dengan jadwal Serie A yang masih panjang dan dukungan sistem permainan yang dirancang untuk memaksimalkan pergerakannya.

Pertanyaannya bukan lagi apakah Lautaro akan naik peringkat, melainkan seberapa jauh ia bisa mendekati—atau bahkan menantang—warisan Giuseppe Meazza dalam beberapa tahun ke depan.

Toro dan Identitas Inter Hari Ini

Julukan “Toro” bukan tempelan kosong. Lautaro kini bukan hanya pencetak gol, tapi wajah Inter Milan itu sendiri: agresif, emosional, keras kepala, dan tak pernah berhenti menekan lawan.

Sejarah sudah ia sentuh. Rekor berikutnya tinggal menunggu waktu. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#striker argentina #lautaro martinez #Alessandro Altobelli #Cremonese vs Inter Milan #serie A #Inter Milan #giuseppe meazza