Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dari Gunnar Nordahl ke Rafael Leão: Daftar Top Skorer Abadi AC Milan Lintas Zaman dan Generasi

Tulus Widodo • Jumat, 6 Februari 2026 | 08:47 WIB
Rafael Leão jadi simbol era baru dalam daftar top skor AC Milan.
Rafael Leão jadi simbol era baru dalam daftar top skor AC Milan.

RADARTUBAN – Gol bukan sekadar angka bagi AC Milan. Ini adalah bahasa sejarah, penanda era, dan cermin identitas klub.

Data terbaru per Februari 2026 memperlihatkan daftar top skor sepanjang masa Rossoneri—sebuah potret lintas generasi yang mempertemukan legenda klasik, ikon modern, hingga simbol kebangkitan baru.

Mengacu pada data Transfermarkt yang dibagikan akun X GlobalStatsX, nama Gunnar Nordahl masih berdiri paling tinggi.

Penyerang asal Swedia itu mencetak 214 gol, angka yang hingga kini belum tersentuh siapa pun di San Siro.

Baca Juga: AC Milan Siapkan Negosiasi Musim Panas untuk Moise Kean, Allegri Dorong Transfer Strategis

Nordahl di Puncak, Shevchenko Membuntuti

Nordahl bukan hanya pemuncak daftar, melainkan simbol Milan era pascaperang: sederhana, mematikan, dan konsisten.

Di bawahnya, Andriy Shevchenko (175 gol) menjadi wajah Milan modern—tajam, cepat, dan menentukan di laga besar.

Lalu hadir Gianni Rivera (163 gol), legenda yang tak sekadar mencetak gol, tetapi membangun estetika permainan Milan.

Nama José Altafini (150 gol) melengkapi empat besar, mewakili era ketika Milan mulai dikenal sebagai kekuatan Eropa.

Para Ikon yang Membentuk Identitas Rossoneri

Daftar ini juga memuat deretan nama yang membangun mitologi Milan:

- Filippo Inzaghi (126 gol), sang predator kotak penalti

- Marco van Basten (125 gol), simbol kesempurnaan teknik

- Kaká (104 gol), maestro yang menggabungkan gol dan keanggunan

Menariknya, Van Basten yang kariernya terpangkas cedera tetap bertengger di tujuh besar—sebuah pengingat betapa dahsyat dampaknya dalam waktu singkat.

Zlatan, Weah, dan Para Bintang Global

Tak semua legenda Milan lahir di Italia. Zlatan Ibrahimović (93 gol) hadir sebagai figur lintas era—menjadi jembatan generasi lama dan baru.

Sementara George Weah (58 gol), meski tak masuk 20 besar, tetap memiliki nilai historis sebagai ikon global dan Ballon d’Or pertama asal Afrika.

Nama seperti Clarence Seedorf (62 gol) dan Alexandre Pato (63 gol) mempertegas bahwa kontribusi di Milan tak selalu soal posisi striker murni.

Baca Juga: Rafael Leão Meledak Bersama Milan, Allegri Tak Ragu : Dia Bisa Jadi Striker Top Dunia

Rafael Leão dan Tantangan Zaman Baru

Sorotan khusus tertuju pada Rafael Leão (78 gol) yang kini duduk di posisi ke-15.

Di tengah sepak bola modern yang lebih kolektif dan rotasi padat, Leão menjadi representasi Milan era kini—cepat, eksplosif, namun dituntut konsistensi jangka panjang.

Pertanyaannya sederhana namun berat:
mampukah Leão mengejar 100 gol dan menembus 10 besar?

Sejarah Milan menunjukkan, hanya mereka yang bertahan lama dan relevan yang mampu melakukannya.

Lebih dari Sekadar Statistik

Daftar ini bukan hanya urutan angka. Ini adalah arsip hidup tentang bagaimana Milan berubah—dari sepak bola fisik era Nordahl, kecerdikan Rivera, ketajaman Shevchenko, hingga dinamika modern ala Leão.

Di San Siro, gol selalu punya cerita. Dan daftar ini memastikan cerita-cerita itu tak pernah hilang. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#gunnar nordahl #san siro #AC Milan #Daftar Top Skor #Rafael Leao #Andriy Shevchenko #rossoneri