Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ujian Asia Dimulai: Persib Bandung Tantang Ratchaburi di Leg Pertama Babak 16 Besar ACL Two 2025/26

Tulus Widodo • Selasa, 10 Februari 2026 | 09:14 WIB
Persib Bandung menantang Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 Besar ACL Two musim 2025/2026.
Persib Bandung menantang Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 Besar ACL Two musim 2025/2026.

RADARTUBAN – Perjalanan Persib Bandung di level Asia memasuki fase paling menentukan.

Wakil Indonesia itu bakal menantang Ratchaburi FC pada leg pertama Babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2025/26.

Sebuah laga yang tak sekadar soal hasil, tapi juga pembuktian mental Maung Bandung di panggung kontinental.

Pertandingan dijadwalkan berlangsung Selasa, 11 Februari 2026, dengan kick-off pukul 19.15 WIB di Ratchaburi Stadium, Thailand.

Atmosfer Asia Tenggara yang panas, tekanan suporter tuan rumah, serta ekspektasi publik Tanah Air bakal menjadi paket lengkap ujian pasukan Bojan Hodak.

Baca Juga: Februari Padat Persib Bandung : Ujian ACL Two dan BRI Super League, Kedalaman Skuad Bojan Hodak Diuji!

Ratchaburi, Lawan Kuat dengan Keunggulan Kandang

Ratchaburi FC bukan nama asing di kompetisi Asia. Klub Thailand itu dikenal solid saat bermain di kandang, disiplin dalam bertahan, dan efektif memanfaatkan transisi cepat.

Bermain di Ratchaburi Stadium, mereka kerap memaksa lawan tampil di bawah tekanan sejak menit awal.

Bagi Persib, fakta ini tak bisa dipandang enteng. Leg pertama di kandang lawan membuat margin kesalahan menjadi sangat tipis.

Satu gol tandang bisa bernilai besar, tetapi satu kelengahan juga bisa berakibat fatal.

Persib dan Tantangan Konsistensi di Level Asia

Bagi Persib Bandung, ACL Two bukan sekadar kompetisi pelengkap. Ini adalah panggung untuk menghapus kesan inkonsistensi wakil Indonesia di Asia.

Maung Bandung datang dengan reputasi besar, basis suporter masif, dan sejarah domestik yang kuat—namun Asia selalu menghadirkan cerita berbeda.

Kunci Persib terletak pada kedewasaan bermain. Bukan hanya soal teknik dan taktik, tetapi bagaimana mengelola tempo, emosi, dan tekanan laga tandang.

Pengalaman para pemain senior seperti Tom Haye, Marc Klok, Julio Cesar, Patricio Matricardi, Adam Alis, dan lainnya akan sangat menentukan, terutama saat Ratchaburi mencoba mendikte permainan sejak awal.

Leg Pertama, Separuh Jalan Menuju Perempat Final

Format dua leg membuat hasil di Thailand menjadi fondasi utama. Persib wajib pulang dengan hasil yang menjaga asa tetap terbuka saat leg kedua nanti.

Imbang dengan gol tandang atau kemenangan tipis akan menjadi modal ideal, sementara kekalahan besar bisa mengunci langkah sebelum duel penentuan.

Di titik inilah laga ini menjadi lebih dari sekadar pertandingan. Ini tentang karakter tim, tentang kesiapan Persib membawa nama Indonesia di level Asia.

Maung Bandung di Persimpangan Sejarah

ACL Two 2025/26 membuka peluang langka bagi Persib untuk melangkah lebih jauh di kompetisi Asia.

Namun peluang itu hanya bisa dijaga jika Maung Bandung mampu melewati rintangan pertama bernama Ratchaburi FC.

Malam 11 Februari nanti bukan hanya soal 90 menit di Thailand. Itu adalah ujian identitas—apakah Persib benar-benar siap menjadi kekuatan Asia, atau kembali harus belajar dari kerasnya panggung kontinental. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#maung bandung #afc champions league two #ratchaburi fc #acl 2 #Persib Bandung