RADARTUBAN – Bursa transfer belum resmi dibuka, tetapi Juventus sudah lebih dulu menaikkan tensi.
Fokus mereka kini mengarah ke satu nama penting di lini belakang: Marcos Senesi.
Menurut laporan jurnalis transfer ternama Nicolò Schira, Juventus akan kembali duduk satu meja dengan agen Senesi pekan depan.
Manajemen Bianconeri telah menyiapkan proposal serius: kontrak empat tahun dengan gaji € 3 juta bersih per musim.
Persaingan Tak Lagi Sehat, Tapi Nyata
Juventus paham betul, langkah ini bukan tanpa risiko. Senesi kini berada di radar klub-klub elite Eropa: Atlético Madrid, Barcelona, Manchester United, hingga Borussia Dortmund.
Yang membuat situasi semakin pelik, Dortmund disebut berani mengajukan tawaran finansial lebih tinggi dibanding Juventus.
Ini bukan sekadar duel negosiasi, tapi ujian arah kebijakan: Juventus memilih disiplin struktur gaji, bukan adu besar nominal.
Kenapa Juventus Tetap Ngotot?
Senesi bukan nama sembarangan. Bek kidal Argentina itu dipandang sebagai solusi jangka menengah-panjang untuk sektor pertahanan.
Itulah posisi yang dalam beberapa musim terakhir kerap menjadi titik rapuh Juventus, baik karena cedera maupun inkonsistensi performa.
Di tengah kebutuhan regenerasi dan stabilitas, Senesi dinilai cocok: usia matang, pengalaman Eropa, dan karakter bermain agresif namun terkontrol. Juventus tak sekadar mengejar nama, tapi profil.
Antara Prinsip dan Ambisi
Menariknya, Schira menegaskan bahwa “hari ini Juventus bekerja secara penting pada Senesi”.
Kalimat ini mengindikasikan satu hal: meski sadar kalah di angka, Juventus mencoba menang di visi proyek.
Pertanyaannya kini bukan hanya soal siapa menawarkan paling mahal, tetapi siapa paling meyakinkan.
Apakah Senesi memilih stabilitas Turin dan proyek jangka panjang, atau tergoda janji finansial dan panggung lain?
Arah Angin Belum Final
Negosiasi masih berjalan. Meja perundingan pekan depan akan menjadi momen krusial—bisa menjadi titik temu, atau justru awal perpisahan dini. Yang jelas, Juventus sudah menunjukkan kartu seriusnya.
Bursa transfer memang belum dibuka. Tapi untuk Marcos Senesi, permainan sudah dimulai. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni