Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dari 4-3-3 ke 5-4-1: Keputusan Allegri Disentil Jurnalis Sebastiano Vernazza

Bihan Mokodompit • Senin, 16 Februari 2026 | 11:03 WIB
Pelatih AC Milan, Massimiliano Alegri, mendapat kritik pedas dari jurnalis Sebastiano Vernazza.
Pelatih AC Milan, Massimiliano Alegri, mendapat kritik pedas dari jurnalis Sebastiano Vernazza.

RADARTUBAN - Analisis Sebastiano Vernazza soal AC Milan vs Pisa menjadi sorotan setelah jurnalis senior Italia itu mengulas kemenangan Rossoneri dengan sudut pandang tajam dan kritis di harian La Gazzetta dello Sport.

Pertandingan AC Milan vs Pisa tersebut memang berakhir dengan kemenangan bagi tuan rumah, namun jalannya laga memunculkan dua wajah berbeda dari skuad asuhan Massimiliano Allegri.

Vernazza menilai ada momen singkat yang memperlihatkan potensi besar Milan saat berani keluar dari pola konservatif.

Perubahan Skema yang Menghidupkan Rossoneri

Dalam ulasannya, Sebastiano Vernazza menyoroti keputusan Allegri memasukkan Samuele Ricci, Rafael Leao, dan Christian Pulisic yang mengubah pendekatan taktik menjadi 4-3-3.

Perubahan itu terjadi di tengah laga AC Milan vs Pisa yang sebelumnya berjalan kaku dan minim kreativitas.

Menurut Vernazza, delapan menit tersebut menjadi fase terbaik Milan sepanjang musim ini.

“Itu adalah delapan menit yang indah, salah satu yang terbaik di kejuaraan Milan. Milan berhenti mengoper bola secara horizontal, mereka menggabungkan kelebaran dan kedalaman.”

“Allegri membongkar dan memasang kembali Milan dengan tambahan Ricci, Leao, dan Pulisic, sebuah pilihan yang tepat.”

Demikian tulisan Sebastiano Vernazza, di harian La Gazzetta dello Sport.

Skema baru tersebut membuat lini serang Milan lebih variatif.

Pergerakan melebar dan tusukan vertikal membuat pertahanan Pisa kerepotan.

Momentum itu menjadi titik balik dalam laga AC Milan vs Pisa yang sempat berjalan alot.

Gol Modric dan Sindiran untuk Allegri

Puncak dari perubahan taktik itu adalah gol kemenangan yang dicetak oleh Luka Modric.

Gol tersebut tercipta melalui kombinasi satu-dua cepat dengan Ricci yang memecah konsentrasi lini belakang lawan.

Namun, Analisis Sebastiano Vernazza tidak berhenti pada pujian.

Ia justru mengkritik keputusan Allegri yang kembali ke pendekatan bertahan setelah unggul 2-1.

“Begitu kembali memimpin, Allegri memulihkan 3-5-2 dalam versi ‘keras’, 5-4-1 perlawanan. Dari reformasi ke restorasi dalam sekejap mata,” tulis Vernazza menyindir pergantian Füllkrug dengan De Winter.

Menurutnya, perubahan itu seperti menarik kembali keberanian yang sempat muncul.

AC Milan vs Pisa yang seharusnya bisa ditutup dengan dominasi justru berubah menjadi laga penuh tekanan di menit akhir.

Baca Juga: Bintang Veteran AC Milan Luka Modric Ukir Sejarah Serie A, Gol di Usia 40 Tahun Guncang Italia

Dibandingkan dengan Inter Milan

Dalam tulisannya di La Gazzetta dello Sport, Vernazza juga membandingkan Milan dengan rival sekota mereka, Inter Milan.

Ia mempertanyakan mengapa Milan harus bersusah payah menghadapi tim papan bawah seperti Pisa.

“Kami terus bertanya pada diri sendiri mengapa Milan harus berjuang melawan Pisa dan tim serupa, ketika mereka bisa memusnahkan mereka seperti yang biasa dilakukan Inter.”

“Tapi Allegri, selama dia menang, dia selalu benar.”
– Sebastiano Vernazza, La Gazzetta dello Sport.

Perbandingan tersebut menegaskan bahwa AC Milan vs Pisa semestinya tidak berjalan sedramatis itu.

Dua Wajah Milan di Bawah Allegri

Analisis Sebastiano Vernazza menggambarkan Milan sebagai tim dengan kualitas teknis tinggi namun terbelenggu pragmatisme.

Dalam AC Milan vs Pisa, terlihat jelas bagaimana tim ini mampu bermain menyerang dengan indah.

Namun, kecenderungan kembali ke sistem bertahan membuat konsistensi permainan dipertanyakan.

Kartu merah yang diterima Adrien Rabiot di akhir laga semakin menambah tensi pertandingan.

Meski demikian, kemenangan tetap menjadi catatan positif di klasemen.

AC Milan vs Pisa akhirnya memberikan tiga poin penting, tetapi juga menyisakan perdebatan taktik.

Analisis Sebastiano Vernazza pun menjadi refleksi bagi Allegri dan Milanisti yang mendambakan dominasi lebih stabil sepanjang laga. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Cristian Pulisic #ac milan vs pisa #luka modric #la gazzeta dello sport #Rafael Leao #Sebastiano Vernazza #massimiliano allegri #samuele ricci