RADARTUBAN - Romeo Lavia memilih tetap berada di pusat latihan Chelsea saat rekan-rekannya menikmati jeda singkat, demi mempercepat proses pemulihan cedera yang membuatnya menepi cukup lama musim ini.
Keputusan itu diambil ketika skuad Chelsea mendapatkan waktu istirahat setelah memastikan langkah ke babak 16 besar Liga Champions.
Chelsea finis di posisi enam fase liga dan lolos otomatis ke fase gugur.
Situasi tersebut membuat klub asal London itu memiliki pekan tanpa pertandingan tengah minggu untuk pertama kalinya dalam beberapa waktu terakhir.
Baca Juga: FA Cup 2025–26 Memanas, Arsenal Hadapi Mansfield dan Wrexham Tantang Chelsea di Putaran Kelima
Fokus Pemulihan Cedera Lavia
Romeo Lavia dikabarkan memilih bertahan di Cobham ketika sejumlah pemain lain memanfaatkan libur empat hari yang diberikan pelatih.
Beberapa nama terlihat berlibur ke luar negeri usai kemenangan di ajang Piala FA atas Hull City.
Namun Romeo Lavia justru memaksimalkan waktu tersebut untuk menuntaskan program rehabilitasi yang telah disusun tim medis klub.
Gelandang asal Belgia itu sebelumnya mengalami cedera paha saat tampil di Liga Champions pada awal November.
Sejak pertandingan tersebut, Romeo Lavia telah melewatkan lebih dari 20 laga bersama Chelsea di berbagai kompetisi.
Absennya Romeo Lavia menjadi salah satu kerugian bagi lini tengah Chelsea musim ini.
Peran Liam Rosenior dalam Rencana Pemulihan
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, sebelumnya telah menjelaskan kondisi terkini sang pemain kepada media.
Ia menegaskan bahwa klub memiliki rencana terperinci untuk memastikan Romeo Lavia benar-benar pulih sebelum kembali merumput.
“Kami punya rencana yang sangat detail untuknya,” ujar Rosenior.
“Dalam dua hari terakhir dia sudah kembali berlatih bersama kami. Sangat menyenangkan melihatnya kembali. Dia pemain yang luar biasa, dan kami semua tahu itu. Tapi yang harus kami pastikan adalah ketika dia kembali, dia benar-benar siap dan tidak mengalami masalah lagi. Jadi kami memastikan dia menjalani program yang tepat dalam 10 hari hingga dua minggu ke depan untuk mencapai kondisi tersebut.”
Pernyataan itu disampaikan sekitar dua pekan lalu.
Artinya, peluang Romeo Lavia untuk segera tampil kembali semakin terbuka.
Chelsea tentu berharap Romeo Lavia dapat memberi tambahan energi di lini tengah saat kompetisi memasuki fase krusial.
Baca Juga: Vlahovic Bersiap Tinggalkan Juventus : Premier League Jadi Tujuan, Chelsea Paling Serius Memburu
Jadwal Chelsea dan Tantangan ke Depan
Dalam waktu dekat, Chelsea dijadwalkan menjamu Burnley di laga lanjutan liga.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Chelsea untuk menjaga konsistensi performa.
Setelah itu, Chelsea akan menghadapi tantangan berat dengan bertandang ke markas Arsenal yang saat ini memimpin klasemen.
Dua laga tersebut bisa menjadi momentum penting jika Romeo Lavia benar-benar kembali bermain.
Kehadiran Romeo Lavia diyakini dapat memperkaya variasi permainan dan keseimbangan lini tengah Chelsea.
Manajemen klub juga disebut tidak ingin mengambil risiko yang bisa memperparah kondisi sang pemain.
Langkah hati-hati ini dinilai sejalan dengan komitmen klub dalam menjaga kebugaran jangka panjang pemain.
Chelsea sendiri masih berpeluang bersaing di kompetisi domestik maupun Eropa.
Karena itu, kebugaran Romeo Lavia menjadi salah satu aspek penting dalam perencanaan tim.
Dengan jadwal yang semakin padat, kehadiran pemain inti seperti Romeo Lavia dapat memberi dampak signifikan.
Keputusan Romeo Lavia untuk tetap berlatih saat pemain lain berlibur menunjukkan profesionalismenya sebagai atlet muda.
Publik kini menantikan momen ketika Romeo Lavia kembali tampil dan membuktikan perannya di skuad utama Chelsea. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni