Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pemerintah Portugal Mulai Penyelidikan Kasus Dugaan Rasisme Terhadap Vinicius Jr

Bihan Mokodompit • Jumat, 20 Februari 2026 | 17:35 WIB
Vinicius Jr saat pertandingan melawan Benfica di Play off UCL.
Vinicius Jr saat pertandingan melawan Benfica di Play off UCL.

RADARTUBAN - Kasus dugaan rasisme terhadap Vinicius Jr kini memasuki tahap penyelidikan resmi setelah pemerintah Portugal mengambil langkah tegas melalui otoritas terkait olahraga profesional.

Pemerintah Portugal mengonfirmasi bahwa mereka telah membuka proses investigasi terhadap laporan yang diajukan oleh pemain Vinicius Junior saat laga Liga Champions antara Real Madrid melawan Benfica.

Langkah ini menjadi sorotan karena dugaan rasisme terhadap Vinicius Jr kembali terjadi di kompetisi elite Eropa.

Otoritas untuk Pencegahan dan Pemberantasan Kekerasan dalam Olahraga Portugal atau APCVD telah memulai proses administratif guna memastikan fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Kasus ini menambah daftar panjang insiden yang melibatkan Vinicius Jr selama membela Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Dugaan Rasisme Vinicius Junior Diselidiki, FIFA Minta UEFA Bertindak Tegas

Penyelidikan Resmi Pemerintah Portugal

Insiden yang terjadi dalam pertandingan antara Real Madrid dan Benfica tersebut kini ditangani secara serius oleh pemerintah Portugal.

Laporan mengenai dugaan rasisme terhadap Vinicius Jr disebut menjadi salah satu prioritas dalam upaya menjaga sportivitas di sepak bola Eropa.

Pihak Real Madrid juga telah menyerahkan seluruh bukti yang dimiliki kepada UEFA untuk mendukung proses investigasi.

Real Madrid menyampaikan bahwa mereka telah bekerja sama secara aktif dalam penyelidikan yang dibuka oleh UEFA.

Klub asal Spanyol tersebut juga menyatakan dukungan penuh terhadap Vinicius Jr sebagai korban dalam kasus dugaan rasisme.

Tantangan Pembuktian di Lapangan

Kasus dugaan rasisme terhadap Vinicius Jr menjadi sulit dibuktikan karena terduga pelaku disebut menutupi mulutnya saat berkomunikasi di lapangan.

Hal ini membuat proses investigasi bergantung pada kesaksian pemain lain yang berada di sekitar kejadian.

Vinicius Jr sendiri langsung memberikan tanggapan melalui media sosial.

“Kaum rasis adalah pengecut di atas segalanya.”

“Mereka perlu menutupi mulut mereka dengan jersey untuk menunjukkan betapa lemahnya mereka.”

Pernyataan tersebut memperlihatkan reaksi emosional dari Vinicius Jr terhadap insiden yang terjadi dalam laga melawan Benfica.

Baca Juga: Mbappé Bela Vinicius Jr di Tengah Cemoohan Suporter Bernabéu, Tegaskan Kesalahan Ada pada Seluruh Tim Real Madrid

Dorongan Perubahan Regulasi Sepak Bola

Mantan pemain Manchester United, Mikael Silvestre, mengungkapkan bahwa insiden ini berpotensi memicu perubahan aturan di masa depan.

Ia menyebut adanya diskusi intens di antara panel pemain FIFA terkait perilaku menutup mulut saat berbicara di lapangan.

“Grup WhatsApp kami ramai tadi malam hingga pagi ini, dan kami mencoba mencari cara untuk memberi sanksi kepada pemain yang berbicara sambil menutupi mulut.”

“Mungkin kita perlu memberi sanksi terhadap perilaku semacam ini, baik dengan menutupi mulut menggunakan tangan atau jersey seperti yang ia lakukan.”

Silvestre juga menyoroti kurangnya komunikasi kepada penonton di stadion saat protokol anti rasisme diberlakukan oleh wasit François Letexier.

Dukungan dan Kritik Terhadap Vinicius Jr

Meski mendapat dukungan luas, respons terhadap kasus dugaan rasisme terhadap Vinicius Jr tidak sepenuhnya bulat.

Mantan pelatih Real Madrid, José Mourinho, sempat memberikan pembelaan terhadap Benfica.

“Ketika dia mempermasalahkan rasisme, saya mengatakan kepadanya bahwa tokoh terbesar dalam sejarah klub ini, Eusébio, adalah seorang kulit hitam.”

“Klub ini, hal terakhir yang bisa disebut, adalah rasis.”

Komentar tersebut mendapat tanggapan keras dari legenda Prancis, Lilian Thuram.

“Siapakah Anda, Tuan Mourinho, hingga merasa berhak menentukan apa yang boleh atau tidak dilakukan oleh Vinicius Jr?”

“Ada rasa superioritas dan narsisme kulit putih dalam kata-kata Anda.”

Sementara itu, mantan kapten Benfica, Luisão, turut menyampaikan kritik terhadap respons klub.

“Itu rasis, ya, dan saya malu akan hal itu.”

Kasus dugaan rasisme terhadap Vinicius Jr kini menjadi perhatian publik sepak bola global seiring proses investigasi yang masih berjalan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Real Madrid #Dugaan Rasisme #Liga Champions #benfica #Manchester United #Vinicius Jr #portugal