Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Lautaro Martínez Menepi Sebulan, Inter Milan Terancam Kehilangan Taji di Derby della Madonnina Lawan Milan

Tulus Widodo • Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:49 WIB

Cedera Lautaro Martinez membuat Inter kehilangan striker utama saat derby Milan
Cedera Lautaro Martinez membuat Inter kehilangan striker utama saat derby Milan

RADARTUBAN – Kabar buruk datang di saat yang paling tidak diinginkan. Striker andalan Inter Milan, Lautaro Martínez dipastikan harus menepi sekitar satu bulan akibat cedera otot. Informasi ini dilaporkan Sky dan dikutip akun X @IFTVofficial.

Lautaro mengalami cedera saat Inter menghadapi Bodo/Glimt pada leg pertama play-off 16 besar Liga Champions, Kamis (19/2) lalu.

Cedera tersebut membuat Lautaro diperkirakan absen dalam sejumlah laga krusial, termasuk Derby della Madonnina melawan AC Milan.

Sebuah kehilangan besar bagi Inter Milan, yang sedang berada dalam fase kompetisi paling menentukan musim ini.

Derby Tanpa El Toro

Derby Milan di Serie A selalu menjadi panggung utama bagi Lautaro. Gol, duel keras, dan emosi tinggi sudah menjadi ciri khasnya setiap kali menghadapi rival sekota. Namun kali ini, El Toro hanya bisa menonton dari pinggir lapangan.

Absennya Lautaro membuat kekuatan lini depan Inter timpang. Bukan hanya soal gol, tetapi juga soal kepemimpinan, intensitas pressing, dan mental bertarung di laga besar. Derby tanpa Lautaro jelas mengubah peta kekuatan.

Dampak Lebih Luas dari Sekadar Derby

Cedera ini datang di periode padat, ketika Inter dituntut konsisten di berbagai ajang.

Tanpa Lautaro selama sebulan, Cristian Chivu harus memutar otak: mencari formula baru, mengatur ulang beban lini depan, dan berharap stok penyerang lain bisa menutup lubang besar yang ditinggalkan sang kapten.

Statistik dan pengaruh Lautaro selama ini tak mudah digantikan. Bintang asal Argentina itu bukan sekadar pencetak gol, tetapi poros permainan ofensif Nerazzurri.

Kehilangannya berpotensi berdampak pada ritme tim secara keseluruhan.

Ujian Kedalaman Skuad Inter

Situasi ini menjadi ujian nyata bagi kedalaman skuad Inter. Apakah rotasi yang tersedia cukup untuk menjaga level permainan?

Atau justru cedera ini akan membuka kerentanan yang selama ini tertutup performa konsisten Lautaro?

Satu hal pasti, sebulan ke depan akan menjadi fase krusial bagi Inter. Tanpa El Toro di lapangan, Nerazzurri dipaksa bertahan hidup—dan derby melawan Milan kini terasa jauh lebih berat. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Derby #Liga Champions #lautaro martinez #AC Milan #serie A #cedera otot #Inter Milan