RADARTUBAN - Cedera Alphonso Davies kembali menjadi sorotan setelah bek andalan Kanada itu harus meninggalkan lapangan saat Bayern Munich meraih kemenangan penting di Bundesliga.
Insiden tersebut terjadi ketika Bayern Munich menang 3–2 atas Eintracht Frankfurt di Allianz Arena pada Sabtu sore waktu setempat.
Pemain berusia 25 tahun itu terlihat kesakitan usai terlibat duel perebutan bola pada awal babak kedua.
Ia sempat mendapat perawatan medis di tepi lapangan sebelum akhirnya berjalan tertatih menuju lorong ruang ganti.
Momen tersebut memicu kekhawatiran publik Kanada karena Piala Dunia 2026 tinggal menghitung hari.
Kondisi Terkini Cedera Alphonso Davies
Cedera Alphonso Davies terjadi tidak lama setelah ia kembali dari pemulihan panjang akibat cedera ligamen lutut anterior atau ACL.
Sebelumnya, ia menepi sejak Maret 2025 setelah mengalami cedera serius saat membela Kanada di ajang Concacaf Nations League.
Cedera itu membuatnya absen sepanjang pramusim dan paruh pertama musim 2025–2026.
Sejak kembali pada 17 Januari lalu, ia baru mengoleksi sekitar 500 menit bermain dalam 12 pertandingan bersama Bayern Munich.
Pihak klub memastikan bahwa pemeriksaan lanjutan sedang dilakukan untuk mengetahui tingkat keparahan cedera terbaru tersebut.
Anggota dewan olahraga Bayern, Max Eberl, mengatakan, “Sepertinya ini bisa menjadi cedera jangka panjang. Kemungkinan sesuatu yang bersifat otot. Saat ini dia sedang menjalani pemeriksaan.”
Sementara itu, pelatih Bayern, Vincent Kompany, memberikan penilaian yang sedikit lebih optimistis.
Ia menyatakan, “Cedera tersebut tidak terlihat terlalu buruk. Saya belum tahu persis apa yang dialami Davies. Dia terlihat lebih tenang di ruang ganti. Kami berharap masa pemulihannya tidak terlalu lama.”
Dampak Cedera Alphonso Davies bagi Kanada
Cedera Alphonso Davies jelas menjadi perhatian serius bagi tim nasional Kanada.
Dalam kondisi bugar, ia merupakan salah satu pilar utama dalam skema permainan pelatih Jesse Marsch.
Davies mampu bermain sebagai bek kiri maupun gelandang kiri dalam formasi 4-4-2.
Kecepatan dan agresivitasnya sangat krusial dalam sistem pressing tinggi yang diterapkan Kanada.
Jika cedera ini berkaitan dengan otot dan memengaruhi akselerasinya, maka performanya berpotensi menurun.
Kehilangan Davies juga berarti Kanada akan kehilangan pemain dengan kemampuan pembeda saat menghadapi tim papan atas dunia.
Namun demikian, Kanada masih memiliki opsi di sektor kiri.
Pemain Toronto FC, Richie Laryea, dinilai bisa mengisi posisi bek kiri.
Selain itu, Norwich City memiliki Ali Ahmed sebagai alternatif di lini tengah kiri.
Pilihan lain datang dari Hull City dengan Liam Millar serta LAFC yang diperkuat Jacob Shaffelburg.
Jadwal Uji Coba Menuju Piala Dunia 2026
Timnas Kanada telah menyusun agenda uji coba sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Dunia 2026.
Empat laga persahabatan dijadwalkan sebelum pertandingan pembuka pada 12 Juni di Toronto.
Kanada akan menghadapi Tunisia dan Islandia pada jeda internasional Maret.
Setelah itu, mereka dijadwalkan bertemu Irlandia dan Uzbekistan dalam rangkaian laga pemanasan terakhir.
Cedera Alphonso Davies tentu menjadi variabel penting dalam persiapan tersebut.
Publik Kanada kini menanti hasil pemeriksaan medis resmi dari Bayern Munich.
Kondisi terbaru sang pemain akan sangat menentukan kekuatan Kanada di turnamen akbar nanti.
Keputusan akhir tetap bergantung pada hasil diagnosis medis dan rekomendasi tim dokter.
Situasi ini menunjukkan betapa vitalnya peran Davies bagi klub maupun negaranya.
Manajemen Bayern Munich dan federasi sepak bola Kanada dipastikan akan terus memantau perkembangan sang pemain secara intensif. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni