RADARTUBAN - Isu pergerakan penjaga gawang kembali menghangat di Italia. Kali ini datang dari poros Turin–Florence.
Juventus dan Fiorentina disebut tengah membuka jalur komunikasi terkait masa depan dua kiper berpengalaman: Mattia Perin dan David de Gea.
Informasi ini dilaporkan Tuttosport, yang menyebut Fiorentina sedang memantau situasi Perin secara serius.
Di sisi lain, De Gea—yang kini berada dalam skuad La Viola—tetap mendapat penilaian tinggi dari jajaran pengambil keputusan Juventus.
Baca Juga: Juventus Pantau Kiper Yunani Tzolakis, Sinyal Perpisahan dengan Mattia Perin Makin Kuat
Fiorentina Cari Stabilitas, Perin Masuk Radar
Bagi Fiorentina, kebutuhan akan stabilitas di bawah mistar menjadi prioritas. Perin dinilai sebagai opsi yang realistis: berpengalaman di Serie A, memahami tekanan klub besar, dan relatif siap pakai tanpa proses adaptasi panjang.
Statusnya di Juventus yang kerap berada di belakang kiper utama membuat peluang pindah tetap terbuka.
Langkah ini juga selaras dengan ambisi Viola menjaga konsistensi performa domestik dan Eropa.
Perin dipandang mampu memberi ketenangan sekaligus kompetisi sehat di departemen penjaga gawang.
Juventus Tak Lepas dari Daya Tarik De Gea
Di Turin, nama De Gea masih punya magnet. Dua figur penting Juventus—Damien Comolli dan Marco Ottolini—disebut sangat mengapresiasi profil kiper asal Spanyol tersebut.
De Gea dianggap punya kapasitas menaikkan level skuad, terutama dari sisi pengalaman Eropa dan kualitas shot-stopping.
Meski usianya tak lagi muda, rekam jejak De Gea di level tertinggi tetap menjadi nilai jual.
Juventus melihatnya sebagai solusi instan untuk memperkuat sektor krusial tanpa eksperimen berisiko.
Opsi Tukar: Solusi Teknis Dua Arah
Dengan kepentingan yang saling bertemu, skema pertukaran kiper mencuat sebagai solusi paling masuk akal.
Swap deal Perin–De Gea berpotensi memuaskan kebutuhan teknis kedua klub: Fiorentina mendapat kiper Serie A proven, Juventus memperoleh sosok berpengalaman dengan standar internasional.
Masih belum ada keputusan final, namun dinamika ini menunjukkan bagaimana bursa transfer tak melulu soal uang.
Di baliknya, ada kalkulasi teknis, kebutuhan jangka pendek, dan strategi menjaga keseimbangan skuad.
Jika negosiasi berlanjut positif, publik Italia bisa menyaksikan pertukaran kiper berkelas yang jarang terjadi—sunyi, tapi berdampak. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni