RADARTUBAN - Aston Villa tetapkan harga Morgan Rogers jelang bursa transfer musim panas di tengah meningkatnya minat dari sejumlah klub papan atas Premier League.
Keputusan tersebut diambil manajemen setelah muncul laporan bahwa tiga klub elite Inggris tengah memantau situasi sang pemain secara serius.
Nama Morgan Rogers memang sedang naik daun sejak direkrut dari Middlesbrough pada Februari 2024.
Ia didatangkan dengan nilai awal sekitar £8 juta atau setara dengan Rp 181 miliar plus tambahan bonus yang bisa membuat total transfer menyentuh £15 juta atau sekitar Rp 340,6 miliar.
Baca Juga: Aston Villa Ngebut Pulangkan Douglas Luiz, Juventus Ditekan, Chelsea Mengintai Celah Transfer
Performa Morgan Rogers Bersama Aston Villa
Sejak berseragam Aston Villa, Morgan Rogers berkembang menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di dalam skuad.
Musim ini ia mencatatkan 10 gol dan lima assist di berbagai ajang.
Kontribusi tersebut membuat posisinya semakin krusial di lini serang Villa.
Penampilan konsisten itu juga membawanya masuk dalam radar pelatih tim nasional Inggris, termasuk dalam proyeksi skuad racikan Thomas Tuchel untuk agenda internasional mendatang.
Pada November lalu, manajemen Villa menghadiahi Rogers kontrak baru berdurasi enam tahun.
Kontrak tersebut membuatnya terikat hingga 2031.
Perpanjangan ini disebut sebagai bentuk apresiasi sekaligus strategi menjaga valuasi pemain.
Aston Villa Tetapkan Harga Morgan Rogers di Angka Fantastis
Meski sudah mengamankan kontrak jangka panjang, Aston Villa tetapkan harga Morgan Rogers di angka yang tidak murah.
Laporan yang beredar menyebutkan bahwa manajemen membanderol sang pemain di kisaran £80 juta.
Nilai tersebut sama seperti estimasi harga yang dipatok pada musim panas sebelumnya sebelum kontraknya diperpanjang.
Langkah Aston Villa tetapkan harga Morgan Rogers ini dinilai sebagai upaya proteksi aset di tengah tekanan finansial.
Dalam beberapa musim terakhir, Villa disebut hanya sedikit di bawah batas aturan Profit & Sustainability Rules.
Aturan ini mengatur keseimbangan keuangan klub agar tidak mengalami kerugian berlebihan.
Jika gagal menembus Liga Champions musim depan, Villa berpotensi melepas satu pemain bintang demi menjaga stabilitas neraca keuangan.
Ketertarikan Klub Premier League
Sejumlah klub besar dikabarkan tertarik pada situasi Morgan Rogers.
Tiga nama yang muncul adalah Chelsea, Liverpool, dan Manchester United.
Ketiganya disebut memantau perkembangan sang gelandang serang jelang dibukanya jendela transfer.
Ketertarikan dari klub-klub tersebut tidak lepas dari performa konsisten yang ia tunjukkan sepanjang musim.
Morgan Rogers dinilai memiliki fleksibilitas bermain di beberapa posisi lini depan.
Usianya yang masih 23 tahun juga menjadi nilai tambah bagi klub peminat.
Dampak Aturan PSR terhadap Masa Depan Morgan Rogers
Tekanan aturan keuangan menjadi faktor penting dalam dinamika transfer ini.
Jika pemasukan klub tidak sebanding dengan pengeluaran, maka penjualan pemain bisa menjadi solusi realistis.
Di sisi lain, manajemen Villa belum menerima tawaran resmi hingga saat ini.
Namun sumber internal menyebutkan bahwa minat serius kemungkinan akan datang ketika musim berakhir.
Aston Villa tetapkan harga Morgan Rogers sebagai sinyal bahwa klub tidak akan melepasnya dengan mudah.
Keputusan akhir tetap bergantung pada situasi finansial klub dan tawaran konkret yang masuk.
Dengan nilai £80 juta, transfer ini berpotensi menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah klub.
Situasi Morgan Rogers kini menjadi perhatian publik sepak bola Inggris.
Bursa transfer musim panas mendatang akan menjadi momen krusial bagi kariernya dan arah kebijakan finansial Aston Villa. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni