Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kemenangan Persebaya Jadi Titik Balik Usai Tundukkan PSM Makassar di GBT

Bihan Mokodompit • Kamis, 26 Februari 2026 | 13:03 WIB

Selebrasi Gali Freitas usai cetak gol penentu kemenangan Persebaya atas PSM Makassar.
Selebrasi Gali Freitas usai cetak gol penentu kemenangan Persebaya atas PSM Makassar.

RADARTUBAN - Kemenangan Persebaya atas PSM Makassar dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (26/2) malam, menjadi momentum krusial bagi kebangkitan Bajol Ijo setelah sempat tertekan dalam dua laga sebelumnya.

Hasil tersebut bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan suntikan moral yang sangat dibutuhkan tim asuhan Bernardo Tavares.

Bermain di kandang sendiri, Persebaya Surabaya langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal pertandingan.

Dominasi Persebaya Surabaya Sejak Babak Pertama

Persebaya Surabaya tampil agresif dan mendominasi jalannya laga pada babak pertama.

Tekanan bertubi-tubi diberikan ke lini pertahanan PSM Makassar.

Peluang tercipta dari berbagai skema, baik melalui bola terbuka maupun situasi transisi cepat.

Meski demikian, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi catatan evaluasi bagi tim pelatih.

Secara statistik, Persebaya Surabaya melepaskan total 20 tembakan sepanjang pertandingan.

Dari jumlah tersebut, enam percobaan mengarah tepat ke gawang lawan.

Satu peluang akhirnya berbuah gol yang memastikan kemenangan Persebaya di hadapan ribuan pendukungnya.

Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo kembali menunjukkan perannya sebagai faktor pembeda.

Dukungan penuh Bonek dan Bonita menjadi energi tambahan yang menjaga intensitas permainan hingga peluit panjang berbunyi.

Evaluasi Detail Kecil Jadi Pembelajaran Penting

Bernardo Tavares tidak menutup mata terhadap fase sulit yang sempat dialami timnya.

Dia menyebut detail kecil menjadi pembeda antara kemenangan dan kekalahan pada laga-laga sebelumnya.

“Tentu saja. Tidak ada yang suka kalah. Saat melawan Bhayangkara di sini, laga kandang terakhir kami, mereka punya tiga peluang dan mencetak gol. Gol pertama dari bola mati. Kami juga punya peluang saat itu tapi tidak mencetak gol. Di Jepara pun sama, gol dari bola mati, kami punya peluang tapi tidak gol,” ujar Coach Tavares dalam sesi konferensi pers seusai laga.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya konsentrasi dalam setiap situasi pertandingan.

Persebaya Surabaya belajar dari pengalaman tersebut dan memperbaiki detail pertahanan serta fokus saat menghadapi bola mati.

Perubahan sikap dan disiplin terlihat jelas dalam laga kontra PSM Makassar.

Kemenangan Persebaya Dongkrak Kepercayaan Diri

Kemenangan Persebaya kali ini dinilai sangat vital bagi kondisi psikologis pemain.

Rasa percaya diri yang sempat menurun kini kembali terangkat.

“Jadi sangat penting bagi kami untuk menang. Karena dengan menang, pemain merasa senang dan mendapatkan kepercayaan diri. Sebagai pelatih, melatih tim yang menang sangat berbeda dengan melatih tim yang kalah dan tidak punya kepercayaan diri,” tegasnya.

Kemenangan Persebaya memberi efek domino terhadap suasana ruang ganti tim.

Tim pelatih kini memiliki modal positif untuk menyiapkan strategi berikutnya.

Persebaya Surabaya juga menunjukkan bahwa mereka mampu menjawab tekanan dengan performa konkret di lapangan.

Tantangan Berat Kontra Persib Bandung

Ujian selanjutnya sudah menanti di depan mata.

Persebaya Surabaya dijadwalkan menghadapi Persib Bandung pada Senin (2/3) mendatang.

Laga tersebut diprediksi berlangsung ketat mengingat kualitas individu yang dimiliki Persib Bandung.

“Kami berharap dengan kemenangan ini, pemain lebih percaya diri. Karena laga berikutnya melawan Persib yang punya skuad bagus. Kami harus fokus dengan sikap yang sama seperti hari ini,” pungkasnya.

Kemenangan Persebaya atas PSM Makassar menjadi fondasi penting sebelum menghadapi duel besar tersebut.

Jika konsistensi dan fokus mampu dipertahankan, Persebaya Surabaya berpeluang melanjutkan tren positif.

Momentum ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa Green Force tetap kompetitif dalam persaingan papan atas.

Dengan dukungan penuh publik GBT dan evaluasi yang tepat, kemenangan Persebaya diharapkan menjadi awal dari kebangkitan yang lebih stabil di sisa kompetisi musim ini. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#GPT #PERSEBAYA #Bajol Ijo #PSM Makassar