RADARTUBAN - Cristiano Ronaldo jadi pemilik minoritas UD Almería menjadi sorotan besar di dunia sepak bola internasional.
Langkah ini dinilai sebagai babak baru dalam perjalanan karier megabintang asal Portugal tersebut.
Di tengah kariernya yang masih aktif bersama Al Nassr, keputusan investasi ini memunculkan spekulasi tentang masa depannya setelah gantung sepatu.
Berdasarkan informasi yang diumumkan, Cristiano Ronaldo membeli 25 persen saham UD Almería yang saat ini berkompetisi di kasta kedua Liga Spanyol.
Nilai transaksi tidak dipublikasikan secara resmi oleh pihak klub maupun perwakilan Ronaldo.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Akhirnya Buka Suara soal Isu Mogok Bermain di Al Nassr Usai Absen Lawan Al Riyadh
Investasi Strategis di Tengah Karier Aktif
Cristiano Ronaldo masih bermain di klub Arab Saudi, Al Nassr.
Pemain berusia 41 tahun itu bahkan tampil impresif dengan mencetak empat gol dalam tiga laga terakhirnya.
Performa tersebut ikut mengangkat posisi klubnya di papan atas Liga Arab Saudi.
Meski demikian, keputusan menjadi investor memperlihatkan arah baru dalam perjalanan profesionalnya.
Saat menghadiri Globe Soccer Awards pada Desember 2024, Ronaldo sempat menegaskan rencananya di masa depan.
“Menjadi pelatih atau manajer? Tidak … tapi mungkin saya bisa menjadi pemilik klub.”
Pernyataan itu kini menjadi relevan setelah statusnya sebagai pemegang saham UD Almería terkonfirmasi.
Kekayaan Fantastis Cristiano Ronaldo
Label miliarder yang disematkan kepada Cristiano Ronaldo pada 2025 oleh Bloomberg semakin memperkuat kapasitas finansialnya untuk terjun sebagai pemilik klub.
Berdasarkan Bloomberg Billionaire Index, kekayaannya mencapai 1,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp22,4 triliun jika dikonversikan dengan kurs Rp16.000 per dolar AS.
Angka tersebut menjadikannya pesepak bola pertama yang menembus kekayaan 10 digit dalam sejarah olahraga ini.
Pendapatan besar itu berasal dari gaji, sponsor, serta berbagai investasi bisnis.
Sejak bergabung dengan Al Nassr pada awal 2023, ia dilaporkan menerima bayaran lebih dari 236 juta dolar AS per tahun atau setara sekitar Rp3,7 triliun per tahun.
Lonjakan pendapatan itu mempercepat pertumbuhan aset Cristiano Ronaldo secara signifikan.
Peran Konsorsium Arab Saudi
Masuknya Cristiano Ronaldo ke UD Almería disebut berkaitan dengan jejaring bisnisnya di Arab Saudi.
Klub tersebut sebelumnya dimiliki oleh Turki Alalshikh sebelum akhirnya berpindah tangan ke konsorsium yang dipimpin Mohammed Al Khereiji.
Struktur kepemilikan baru itu membuka peluang bagi Cristiano Ronaldo untuk masuk sebagai investor minoritas.
Ronaldo menyampaikan komitmennya terhadap proyek jangka panjang klub tersebut.
“Sudah lama menjadi ambisi saya untuk berkontribusi pada sepak bola, tidak hanya di dalam lapangan.”
“UD Almería adalah klub Spanyol dengan fondasi kuat dan potensi pertumbuhan yang jelas.”
“Saya menantikan kerja sama dengan tim manajemen untuk mendukung fase pertumbuhan berikutnya.”
Mohammed Al Khereiji juga memberikan tanggapan resmi atas masuknya Ronaldo.
“Kami sangat senang Cristiano memilih klub kami untuk berinvestasi.”
“Ia dianggap sebagai pemain terhebat sepanjang masa, memahami liga-liga Spanyol dengan sangat baik, dan mengerti potensi yang sedang kami bangun, baik dari sisi tim utama maupun akademi.”
Rekam Jejak dan Potensi UD Almería
UD Almería berdiri pada 1989 dan sempat naik turun antara divisi pertama dan kedua Spanyol.
Klub tersebut pernah finis di posisi kedelapan La Liga pada musim 2007–2008.
Terakhir kali mereka tampil di kasta tertinggi terjadi pada musim 2023–2024.
Secara statistik, Cristiano Ronaldo memiliki catatan impresif saat menghadapi UD Almería di La Liga.
Ia mencatat tujuh pertandingan tanpa kekalahan dengan torehan tujuh gol dan lima assist.
Rekor itu menambah dimensi menarik dalam hubungan Cristiano Ronaldo dan UD Almería.
Langkah Cristiano Ronaldo menjadi pemilik saham memperlihatkan visi jangka panjangnya di industri sepak bola.
Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin Cristiano Ronaldo akan lebih dikenal sebagai pengusaha olahraga setelah pensiun nanti.
Keputusan Cristiano Ronaldo ini sekaligus mempertegas bahwa pengaruhnya di dunia sepak bola tidak hanya berhenti di lapangan hijau. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni