RADARTUBAN - Situasi Benjamin Pavard bersama pemuncak klasemen sementara Serie A, Inter Milan kian terang benderang—bukan ke arah perpanjangan masa depan, melainkan pintu keluar.
Bek asal Prancis itu disebut tidak masuk dalam rencana teknis klub untuk musim mendatang.
Informasi tersebut diungkapkan Nicolò Schira, yang menyebut Inter kini aktif bekerja di balik layar untuk mencarikan solusi transfer bagi sang pemain.
Dortmund dan Arab Saudi Mengintip Peluang
Minat mulai berdatangan. Borussia Dortmund dilaporkan telah meminta informasi terkait situasi Pavard.
Selain klub Bundesliga itu, satu klub dari Arab Saudi juga masuk dalam radar peminat.
Dua arah yang sangat kontras. Dortmund menawarkan kontinuitas kompetisi elite Eropa dan stabilitas taktik, sementara Arab Saudi menjanjikan daya tarik finansial yang sulit ditandingi. Pilihan karier, bukan sekadar transfer.
Baca Juga: Prediksi Nomor Punggung Benjamin Šeško di Manchester United, Akankah Højlund Merelakan Nomor 9?
Marsiglia Mundur, Opsi € 15 Juta Gugur
Awalnya, Olympique de Marseille diproyeksikan menjadi pelabuhan permanen Pavard.
Namun dinamika berubah. Klub Prancis tersebut tidak lagi bersedia mengaktifkan opsi pembelian senilai € 15 juta.
Keputusan Marseille itu menjadi titik balik. Tanpa komitmen pembelian, Inter tak punya alasan menunggu lebih lama.
Manajemen Nerazzurri kini memprioritaskan penjualan, baik untuk merampingkan skuad maupun membuka ruang finansial.
Inter Bergerak Realistis, Bukan Menunggu Waktu
Sikap Inter terbilang pragmatis. Menahan pemain yang tak masuk rencana hanya akan membebani struktur tim.
Karena itu, pembicaraan dengan klub peminat dipercepat, tanpa drama berlarut.
Bagi Pavard, ini fase krusial. Status sebagai bek berpengalaman dengan jam terbang tinggi tetap bernilai di pasar. Yang berubah hanyalah konteks dan arah.
Persimpangan Karier Pavard
Bundesliga menawarkan panggung familiar dan kompetitif. Arab Saudi menawarkan babak baru dengan tekanan berbeda. Inter, di sisi lain, ingin kepastian—bukan spekulasi.
Saga Benjamin Pavard kini tinggal menunggu keputusan berikutnya. Yang jelas, kebersamaannya dengan Inter berada di ujung jalan, dan bursa transfer menjadi panggung penentuan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni