Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Samuele Ricci Buka Suara soal Peran Baru di Bawah Allegri, Tak Ambil Pusing Posisi

Tulus Widodo • Kamis, 5 Maret 2026 | 09:15 WIB

 

Samuele Ricci menyebut kebutuhan tim sebagai prioritas dan siap bermain fleksibel
Samuele Ricci menyebut kebutuhan tim sebagai prioritas dan siap bermain fleksibel

RADARTUBAN - Spekulasi soal perubahan peran Samuele Ricci di lini tengah raksasa Serie A, AC Milan akhirnya dijawab langsung oleh sang pemain.

Dalam wawancara bersama SportMediaset, Ricci menanggapi pertanyaan apakah Massimiliano Allegri tengah mengarahkannya menjadi gelandang bertahan atau deep-lying playmaker.

Jawabannya jujur, tanpa basa-basi, dan mencerminkan karakter pemain yang lebih mementingkan tim daripada label posisi.

Baca Juga: Samuele Ricci Bersinar di Pra-Musim, Metronom Baru Milan yang Siap Jadi Tembok dan Otak Taktik Allegri

Ricci: “Lebih Baik Tanya Langsung Allegri”

Menanggapi isu tersebut, Ricci berkata:

“Saya tidak tahu, sebaiknya Anda bertanya langsung kepadanya. Saya rasa saat ini dia melihat saya sebagai mezzala (gelandang box-to-box), dan itu juga yang dibutuhkan tim: untuk posisi gelandang bertahan sudah ada Luka dan Jashari yang tampil sangat baik. Bagaimanapun, bagi saya sama saja, saya hanya ingin bermain dan turun ke lapangan untuk berkontribusi bagi tim.”

Itu menunjukkan sikap profesional Ricci dalam menyikapi dinamika taktik yang terus berkembang.

Baca Juga: AC Milan Pantau Nicolas Jackson, Situasi Chelsea Jadi Kunci Perburuan Striker Musim Panas

Mezzala, Bukan Regista—Untuk Sekarang

Dari pernyataan tersebut, satu hal jelas: Ricci tidak sedang memaksakan identitas permainan tertentu.

Ricci menerima peran sebagai mezzala—posisi yang menuntut kerja dua arah, stamina, dan kecerdasan membaca ruang—karena itulah kebutuhan tim saat ini.

Ricci juga secara terbuka mengakui bahwa sektor gelandang bertahan sudah diisi pemain yang tampil solid, sehingga tidak ada urgensi baginya untuk bergeser peran secara permanen.

Fleksibilitas yang Disukai Pelatih

Bagi pelatih seperti Allegri, pemain seperti Ricci adalah aset penting. Bukan karena satu posisi spesifik, tetapi karena kemampuannya beradaptasi tanpa drama.

Dalam sepak bola modern, fleksibilitas sering kali lebih bernilai daripada spesialisasi kaku.

Ricci tidak menuntut jadi pusat permainan, tidak menolak perubahan, dan tidak mempersoalkan peran.

Pemain 24 tahun itu hanya ingin bermain dan memberi dampak—sikap yang kerap menjadi pembeda antara pemain biasa dan pemain yang dipercaya pelatih.

Fokus Ricci Tetap Sederhana

Di tengah taktik yang terus berevolusi dan sorotan media yang gemar membesarkan isu posisi, Ricci memilih jalan sederhana. Tidak mendebat peran, tidak membangun narasi sendiri.

Selama masih diberi menit bermain, Ricci hanya ingin satu hal: hadir di lapangan dan berguna bagi tim.

Dalam sepak bola level atas, sikap seperti ini sering kali berbicara lebih keras daripada pernyataan panjang. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#AC Milan #serie A #massimiliano allegri #samuele ricci