RADARTUBAN - Spekulasi masa depan gelandang muda Nico Paz mulai memanas menjelang bursa transfer musim panas.
Pemain yang kini berkembang bersama klub Serie A, Como 1907 itu kembali masuk dalam radar klub induknya, Real Madrid.
Situasi ini muncul setelah performa Paz sepanjang musim dianggap cukup menjanjikan.
Klub raksasa Spanyol tersebut diketahui memiliki klausul pembelian kembali yang memungkinkan mereka memulangkan sang pemain kapan saja sesuai ketentuan kontrak.
Namun keputusan akhir masih jauh dari kata pasti. Ada banyak faktor yang akan menentukan nasib pemain muda tersebut dalam beberapa bulan ke depan.
Jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa masa depan Nico Paz akan diputuskan pada musim panas mendatang.
“Real Madrid akan memutuskan pada musim panas mengenai masa depan Nico Paz. Klub Spanyol itu cenderung untuk menggunakan hak pembelian kembali, meskipun keputusan terakhir akan selalu berada di tangan pelatih Real Madrid berikutnya, yang belum tentu Arbeloa. Bagaimanapun juga, Como bermimpi bisa mempertahankan pemain itu satu tahun lagi, dan Liga Champions tentu akan sangat membantu.” tulis Romano dalam unggahan akun X miliknya.
Faktor Pelatih Baru Real Madrid
Menariknya, keputusan soal Paz tidak hanya bergantung pada manajemen klub. Identitas pelatih baru Real Madrid juga disebut akan menjadi faktor krusial.
Nama Álvaro Arbeloa memang sempat disebut-sebut sebagai kandidat masa depan di kursi pelatih.
Namun Romano menegaskan belum ada kepastian bahwa mantan bek Madrid tersebut benar-benar akan memegang kendali tim utama.
Jika Madrid menunjuk pelatih dengan filosofi berbeda, kebutuhan skuad juga bisa berubah. Dalam situasi seperti ini, nasib Paz bisa saja bergeser dari rencana awal.
Como Masih Menyimpan Harapan
Di sisi lain, Como 1907 jelas tidak ingin kehilangan salah satu aset terbaiknya terlalu cepat.
Klub yang tengah membangun ambisi baru itu masih berharap bisa mempertahankan Paz setidaknya satu musim lagi.
Harapan tersebut tentu tidak berdiri tanpa syarat. Kunci utamanya adalah prestasi tim di kompetisi domestik.
Jika Como mampu menembus zona UEFA Champions League, peluang mempertahankan Paz akan meningkat drastis.
Bermain di panggung tertinggi Eropa bisa menjadi argumen kuat untuk meyakinkan sang pemain maupun Madrid agar menunda kepulangannya.
Musim Panas yang Menentukan
Dengan semua faktor yang saling berkaitan—klausul pembelian kembali, pergantian pelatih Madrid, serta ambisi Como—masa depan Nico Paz kini berada di titik persimpangan.
Musim panas mendatang akan menjadi momen krusial. Apakah Madrid memanggil pulang salah satu talenta mudanya, atau memberi ruang bagi Paz untuk berkembang lebih lama di Italia?
Satu hal yang pasti: performa sang gelandang dalam sisa musim ini bisa menjadi penentu arah cerita selanjutnya. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni