RADARTUBAN - Pergerakan menarik mulai terlihat dari dapur transfer Inter Milan.
Klub raksasa Serie A itu dikabarkan tengah menyiapkan langkah untuk membeli kembali gelandang muda mereka, Aleksandar Stankovic, dari klub Belgia Club Brugge.
Nilai yang disiapkan tidak kecil. Inter disebut siap menebus sang pemain dengan angka 23 juta euro demi membuka kembali pintu pulangnya ke Giuseppe Meazza.
Informasi ini disampaikan oleh jurnalis Italia, Matteo Moretto, yang menyebut peluang kembalinya Stankovic ke Milan kini sangat terbuka.
Dua Skenario Masa Depan Stankovic
Menurut laporan tersebut, Inter memang memiliki rencana jelas untuk memulangkan pemain berusia 19 tahun itu. Namun, masa depan sang gelandang belum sepenuhnya diputuskan.
Ada dua kemungkinan yang sedang dipertimbangkan oleh manajemen Nerazzurri.
Pertama, Stankovic diproyeksikan langsung masuk skuad utama Inter sebagai bagian dari regenerasi lini tengah. Ini disebut sebagai opsi yang paling mungkin.
Namun opsi kedua juga tetap terbuka: Inter bisa saja menjualnya kembali ke klub lain dengan nilai yang lebih tinggi.
Moretto menjelaskan situasi tersebut dalam laporannya. “Inter berniat membeli kembali Stankovic dari Brugge dengan nilai 23 juta euro. Sekarang akan dipahami apakah kepulangannya bertujuan untuk mempertahankannya di skuad (opsi yang paling mungkin) atau untuk menjualnya ke klub lain,” jelasnya.
Dilirik Klub Inggris dan Spanyol
Talenta Stankovic rupanya tidak luput dari radar klub-klub Eropa. Beberapa tim dari Inggris dan Spanyol dikabarkan sudah mulai memantau perkembangan gelandang muda tersebut.
Minat dari luar negeri inilah yang membuat Inter harus bergerak cepat. Jika terlambat, mereka berpotensi kehilangan kendali atas masa depan pemain yang merupakan putra legenda klub, Dejan Stankovic.
Moretto juga menambahkan bahwa situasi saat ini menunjukkan peluang besar bagi Stankovic untuk kembali ke kota Milan.
“Ada beberapa klub Inggris dan Spanyol yang tertarik pada pemain ini. Namun semua prasyarat untuk kepulangannya ke Milan secara permanen sudah ada,” tambahnya.
Simbol Regenerasi Inter
Bagi Inter, kisah Stankovic bukan sekadar urusan transfer. Ia membawa dimensi emosional yang kuat.
Nama belakangnya mengingatkan publik pada era kejayaan Inter di bawah José Mourinho, ketika sang ayah menjadi bagian penting dari tim yang menjuarai treble bersejarah pada 2010.
Kini, generasi berikutnya berpotensi kembali mengenakan seragam biru-hitam. Jika kepulangan itu benar-benar terjadi, Inter bukan hanya mendapatkan pemain muda berbakat—tetapi juga melanjutkan sebuah warisan yang pernah begitu berarti bagi klub. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni