Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dari Pemegang Saham ke Pelatih Top, Cesc Fabregas Bawa Como Menembus Papan Atas Serie A

Tulus Widodo • Senin, 9 Maret 2026 | 12:40 WIB

Pelatih Como 1907 Cesc Fabregas
Pelatih Como 1907 Cesc Fabregas

RADARTUBAN - Nama Cesc Fàbregas kini semakin kuat dikaitkan dengan kebangkitan Como 1907 di kancah Serie A. 

Dalam waktu hanya beberapa tahun, legenda sepak bola Spanyol itu menjalani perjalanan unik: dari pemain, investor klub, hingga kini menjelma sebagai pelatih yang membawa Como bersaing di papan atas Italia.

Perjalanan itu tidak terjadi secara instan. Itu dimulai pada 2022, ketika Fabregas memutuskan bergabung dengan Como bukan hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai salah satu pemegang saham klub. 

Langkah tersebut menunjukkan komitmennya terhadap proyek jangka panjang klub yang berbasis di Lombardia itu.

Keputusan tersebut kemudian menjadi fondasi dari cerita yang kini banyak dipuji publik sepak bola Italia.

Pensiun, Lalu Memulai Karier Kepelatihan

Pada 2023, Fabregas memutuskan gantung sepatu bersama Como. Namun, ia tidak benar-benar meninggalkan lapangan hijau.

Mantan gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea itu langsung memulai babak baru sebagai pelatih. Fabregas dipercaya menangani tim U-19 serta tim B Como.

Peran tersebut menjadi laboratorium awal bagi Fabregas untuk mengasah filosofi kepelatihannya. 

Mantan pemain Timnas Spanyol itu belajar membangun tim, mengelola pemain muda, hingga memahami dinamika taktik dari pinggir lapangan.

Peran Penting dalam Promosi Como ke Serie A

Musim 2024 menjadi titik balik penting. Saat itu Como masih berjuang di Serie B.

Fabregas bekerja sebagai asisten pelatih di bawah komando Osian Roberts. 

Kolaborasi keduanya berhasil membawa Como - yang mayoritas sahamnya dimiliki Group Djarum - meraih promosi ke Serie A.

Keberhasilan tersebut membuka pintu bagi Fabregas untuk naik level.

Tak lama setelah promosi itu, manajemen klub menunjuknya sebagai pelatih kepala.

Keputusan tersebut sempat dianggap berani, bahkan berisiko. Namun, waktu perlahan membuktikan pilihan itu tidak keliru.

Musim Promosi yang Solid

Pada musim 2024/2025, Como menjalani musim pertama mereka di Serie A sebagai tim promosi.

Alih-alih sekadar bertahan di kasta tertinggi, tim asuhan Fabregas justru tampil mengejutkan. Mereka mampu mengakhiri musim di peringkat ke-10 klasemen.

Bagi klub yang baru naik kasta, hasil tersebut jelas bukan pencapaian kecil. Stabilitas permainan, organisasi tim yang rapi, serta keberanian bermain terbuka menjadi ciri khas Como di bawah Fabregas.

Musim 2025/2026: Como Menembus Papan Atas

Perjalanan impresif itu berlanjut pada musim 2025/2026. Como kini bahkan mampu menembus papan atas Serie A dengan menempati posisi keempat klasemen sementara.

Hingga memasuki giornata ke-28, Como tampil mengejutkan dan mengungguli dua raksasa Serie A, AS Roma dan Juventus yang berada di peringkat 5 dan 6.

Tak hanya itu, mereka juga berhasil mencapai babak semifinal Coppa Italia, sebuah prestasi yang jarang diraih klub tersebut dalam sejarah modernnya.

Salah satu pencapaian paling menonjol datang dari catatan poin. Fabregas menjadi pelatih kedua sepanjang sejarah Como yang mampu mengumpulkan 100 poin di Serie A.

Angka itu menjadi simbol kemajuan signifikan klub yang beberapa tahun lalu masih berjuang di kasta kedua.

Proyek Jangka Panjang yang Mulai Terlihat

Kesuksesan Fabregas bersama Como tidak hanya soal hasil di papan klasemen. Pelatih 38 tahun itu juga membawa pendekatan modern dalam membangun tim: memadukan pemain muda, taktik fleksibel, dan mentalitas kompetitif.

Proyek jangka panjang klub kini mulai menunjukkan bentuknya. Como bukan lagi sekadar tim promosi yang mencoba bertahan di Serie A.

Mereka mulai dilihat sebagai kekuatan baru yang berpotensi mengganggu dominasi klub-klub mapan Italia.

Perjalanan yang Menginspirasi

Perjalanan Fabregas bersama Como bisa dibilang sebagai salah satu kisah paling menarik di sepak bola Italia saat ini.

Dari seorang pemain yang memutuskan berinvestasi di klub kecil, lalu pensiun di sana, hingga akhirnya memimpin klub tersebut bersaing di papan atas Serie A.

Sebuah perjalanan yang menunjukkan bahwa visi, kesabaran, dan keberanian mengambil risiko bisa mengubah arah sejarah sebuah klub.

Dan bagi Fabregas, perjalanan itu tampaknya baru saja dimulai. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Como 1907 #serie A #djarum #cesc fabregas