Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Juventus Tekan Biaya Skuad € 315 Juta demi Aturan UEFA, Spalletti Minta Enam Rekrutan Baru

Tulus Widodo • Rabu, 11 Maret 2026 | 10:10 WIB

Juventus harus menekan biaya skuad €315 juta demi aturan UEFA
Juventus harus menekan biaya skuad €315 juta demi aturan UEFA

RADARTUBAN – Raksasa Serie A Juventus tengah menjalani operasi besar-besaran di balik layar.

Bukan sekadar merombak tim, tetapi juga menyeimbangkan neraca keuangan agar tetap aman di bawah pengawasan regulasi sepak bola Eropa.

Saat ini, biaya total skuad Juventus diperkirakan mencapai sekitar € 315 juta. Angka itu menjadi titik krusial karena klub harus mematuhi batas baru yang diawasi oleh UEFA dan Federazione Italiana Giuoco Calcio (FIGC).

Aturan tersebut mewajibkan klub menjaga rasio antara biaya skuad dan pendapatan di bawah 70 persen.

Jika melampaui batas itu, klub bisa menghadapi sanksi finansial hingga pembatasan aktivitas transfer.

Baca Juga: Performa Nico Gonzalez Bangkit di Atletico Madrid, Luciano Spalletti Tertarik Bawa ke Juventus

Target Penghematan € 110 Juta dalam Satu Musim

Di tengah tekanan regulasi tersebut, Juventus menyiapkan strategi efisiensi yang agresif.

Laporan dari Calciomercato.com menyebutkan bahwa jika rencana berjalan mulus, penghematan tahunan Juventus hanya dari sektor skuad bisa mencapai €110 juta musim depan.

Akun X Soy Calcio mengutip laporan tersebut: “Juventus saat ini memiliki biaya skuad sekitar 315 juta euro, angka yang krusial untuk menghindari melampaui parameter baru yang dianalisis UEFA dan FIGC, yang mengharuskan menjaga rasio antara biaya skuad dan pendapatan di bawah 70 persen. Jika semuanya berjalan baik, penghematan tahunan hanya dari skuad untuk musim depan bisa mencapai 110 juta euro, termasuk amortisasi dan penghapusan gaji bruto dari neraca.”

Penghematan ini akan datang dari dua sumber utama yakni pengurangan gaji pemain dan berakhirnya amortisasi transfer lama di laporan keuangan klub.

Langkah tersebut sekaligus membuka ruang finansial bagi investasi baru.

Spalletti Minta Enam Pemain Baru

Di tengah agenda penghematan, pelatih Luciano Spalletti justru mengajukan tuntutan ambisius kepada manajemen.

Mantan pelatih Roma itu meminta enam rekrutan baru untuk memperkuat kedalaman skuad Juventus musim depan.

Permintaan itu menunjukkan bahwa proyek Juventus bukan sekadar bertahan secara finansial, tetapi juga membangun ulang kekuatan kompetitif di lapangan.

Namun ada satu syarat penting: penjualan pemain harus terjadi lebih dulu.

Tanpa melepas beberapa pemain bergaji tinggi, ruang finansial untuk transfer baru akan sangat terbatas.

Baca Juga: Djed Spence Masuk Radar Juventus, Bek Tottenham Dibidik Perkuat Sektor Sayap Musim Depan

Musim Panas Penentu Masa Depan Juventus

Bursa transfer musim panas mendatang bisa menjadi titik balik bagi Juventus. Klub harus menyeimbangkan dua kepentingan besar sekaligus:

- Mematuhi regulasi keuangan UEFA

- Membangun tim yang cukup kuat untuk kembali bersaing di puncak.

Strategi ini bukan perkara mudah. Terlalu banyak penghematan bisa melemahkan tim. Tetapi pengeluaran berlebihan juga berisiko memicu sanksi.

Di tengah dilema itu, keputusan transfer Juventus dalam beberapa bulan ke depan akan menentukan arah klub—apakah kembali menjadi kekuatan dominan Italia, atau justru terjebak dalam fase transisi yang lebih panjang. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Juventus #luciano spalletti #bursa transfer #serie A #UEFA