RADARTUBAN - Harapan Timnas Italia untuk kembali tampil di panggung Piala Dunia FIFA mulai menemukan arah. Menjelang fase playoff kualifikasi, sejumlah nama yang diperkirakan akan dipanggil pelatih Gennaro Gattuso, mulai beredar di media Italia.
Bocoran ini muncul dari laporan La Gazzetta dello Sport yang kemudian dibagikan ulang oleh jurnalis sepak bola Guido Olivares di akun X miliknya.
“Kemungkinan pemanggilan pemain oleh Gattuso untuk playoff Piala Dunia menurut Gazzetta.” tulis Olivares.
Daftar tersebut memperlihatkan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta generasi baru yang sedang naik daun di sepak bola Eropa.
Baca Juga: Juventus Pantau Bek Brentford Michael Kayode, Performa Cemerlangnya Buka Jalan ke Timnas Italia
Persaingan Ketat di Posisi Penjaga Gawang
Di sektor penjaga gawang, nama besar tetap menjadi andalan. Kapten Italia, Gianluigi Donnarumma, diprediksi tetap menjadi pilihan utama.
Donnarumma yang kini terdaftar sebagai pemain Manchester City akan bersaing dengan beberapa kiper yang sedang tampil konsisten di level klub.
Daftar kiper yang diprediksi dipanggil:
- Marco Carnesecchi – Atalanta BC
- Gianluigi Donnarumma – Manchester City
- Alex Meret – SSC Napoli
- Guglielmo Vicario – Tottenham Hotspur
Persaingan di posisi ini dipastikan sangat ketat, terutama karena Carnesecchi dan Vicario tampil stabil sepanjang musim.
Lini Belakang: Perpaduan Bek Tangguh Serie A dan Premier League
Di sektor pertahanan, Gattuso diprediksi masih mengandalkan bek-bek yang telah teruji di kompetisi elite Eropa, khususnya Serie A dan Premier League.
Nama seperti Alessandro Bastoni dan Riccardo Calafiori diperkirakan menjadi tulang punggung lini belakang.
Daftar bek tengah yang diprediksi dipanggil:
- Alessandro Bastoni – Inter Milan
- Alessandro Buongiorno – SSC Napoli
- Riccardo Calafiori – Arsenal FC
- Federico Gatti – Juventus FC
- Gianluca Mancini – AS Roma
- Giorgio Scalvini – Atalanta BC
Komposisi ini menggambarkan filosofi klasik sepak bola Italia: pertahanan kuat sebagai fondasi utama tim.
Mesin Permainan di Tengah Lapangan
Gattuso kemungkinan tetap mempertahankan karakter keras dan pekerja keras di lini tengah.
Nama-nama seperti Nicolò Barella, Sandro Tonali, dan Marco Verratti disebut-sebut akan menjadi jantung permainan Italia.
Daftar gelandang yang diprediksi dipanggil:
- Nicolò Barella – Inter Milan
- Bryan Cristante – AS Roma
- Manuel Locatelli – Juventus FC
- Niccolò Pisilli – AS Roma
- Sandro Tonali – Newcastle United
- Marco Verratti – Al-Duhail SC
Perpaduan pengalaman dan energi muda membuat lini tengah Italia terlihat lebih seimbang.
Sektor Sayap dan Penyerang: Senjata Utama Gattuso
Di sisi sayap, Italia memiliki sejumlah pemain cepat dan agresif seperti Federico Dimarco dan Mattia Zaccagni.
Daftar pemain sayap yang diprediksi dipanggil:
- Andrea Cambiaso – Juventus FC
- Federico Dimarco – Inter Milan
- Gabriele Palestra – Cagliari Calcio
- Matteo Politano – SSC Napoli
- Leonardo Spinazzola – SSC Napoli
- Mattia Zaccagni – SS Lazio
Sementara di lini depan, Italia kemungkinan bertumpu pada beberapa penyerang yang sedang produktif.
Daftar striker yang diprediksi dipanggil:
- Francesco Pio Esposito – Inter Milan
- Moise Kean – ACF Fiorentina
- Giacomo Raspadori – Atalanta BC
- Mateo Retegui – Al Qadsiah FC
- Gianluca Scamacca – Atalanta BC
Gattuso Siapkan Revolusi Halus di Timnas Italia
Jika daftar ini benar-benar menjadi kenyataan, terlihat jelas bahwa Gattuso tidak sekadar mengandalkan nama besar.
Mantan pelatih AC Milan itu mulai membuka ruang bagi pemain muda seperti Pisilli, Scalvini, hingga Esposito. Ini menandakan upaya regenerasi perlahan di tubuh tim nasional.
Bagi Italia, playoff Piala Dunia bukan sekadar pertandingan biasa. Setelah dua edisi terakhir gagal tampil di turnamen terbesar sepak bola dunia, tekanan publik kini jauh lebih besar.
Gattuso pun menghadapi misi berat: mengembalikan Italia ke panggung Piala Dunia sekaligus memulihkan harga diri sepak bola negeri tersebut.
Jika komposisi skuad ini benar-benar dipanggil, satu hal pasti: Italia akan datang ke playoff dengan perpaduan emosi, pengalaman, dan semangat generasi baru. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni