RADARTUBAN – Masa depan Luka Modrić kembali menjadi sorotan jelang fase krusial kariernya.
Gelandang veteran asal Kroasia itu dikabarkan masuk dalam rencana besar AC Milan untuk tetap menjadi bagian penting tim raksasa Serie A itu hingga beberapa tahun ke depan.
Kabar ini diungkap jurnalis transfer Nicolò Schira melalui akun X miliknya. Dalam laporannya, ia menyebut: “AC Milan ingin mempertahankan Luka Modric.
Dia dianggap sebagai pemain kunci bagi Milan, yang sedang mendorong untuk meyakinkannya agar terus bermain setelah Piala Dunia."
"Jika Modric memutuskan untuk lanjut, AC Milan akan mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak hingga 2027. Rossoneri percaya diri.” lanjut Schira.
Milan Tak Mau Kehilangan Figur Sentral
Bagi AC Milan, Modric bukan sekadar pemain senior. Peraih Ballon d'Or pada tahun 2018 itu adalah pengatur tempo, pemimpin di ruang ganti, sekaligus simbol pengalaman yang sulit tergantikan.
Meski usia tak lagi muda, kontribusinya tetap terasa. Dalam situasi pertandingan ketat, sentuhan dan visi bermainnya kerap menjadi pembeda.
Hal inilah yang membuat manajemen Rossoneri tak ragu memasukkannya dalam proyek jangka menengah.
Keputusan Ada di Tangan Modric
Namun, semua kembali pada satu hal: keputusan pribadi Modric setelah Piala Dunia.
Turnamen tersebut diyakini akan menjadi titik refleksi bagi sang pemain, apakah masih ingin melanjutkan karier profesional atau memilih menutup perjalanan panjangnya di level tertinggi.
Milan memahami situasi ini. Karena itu, pendekatan yang dilakukan bukan sekadar kontrak, tetapi juga meyakinkan bahwa perannya tetap vital dalam tim.
Antara Usia dan Kualitas yang Tak Pudar
Mempertahankan Modric hingga 2027 jelas mengandung risiko. Faktor usia yang bakal memasuki 41 tahun menjadi tantangan utama, terutama dalam kompetisi seintens Serie A.
Namun di sisi lain, kualitas tidak selalu menurun seiring waktu. Pemain seperti Modric justru menunjukkan bahwa kecerdasan bermain bisa melampaui keterbatasan fisik.
Mantan pemain Real Madrid itu bukan lagi gelandang yang mengandalkan kecepatan, melainkan kontrol permainan dan ketenangan.
Jika Milan berhasil mempertahankannya, ini bisa menjadi langkah strategis—bukan hanya untuk performa di lapangan, tetapi juga sebagai mentor bagi generasi muda.
Rossoneri Optimistis
Kepercayaan diri Milan menjadi sinyal kuat bahwa komunikasi dengan pihak Modric berjalan positif.
Klub melihat peluang besar untuk mempertahankan sang maestro, setidaknya hingga dua musim ke depan.
Kini, publik hanya tinggal menunggu keputusan akhir dalam bursa transfer. Apakah Modric akan melanjutkan kisahnya bersama Milan, atau memilih menutup karier dengan cara berbeda. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama