RADARTUBAN – Pergerakan besar mulai terasa di balik layar bursa transfer Eropa. Klub raksasa Serie A, Inter Milan diam-diam menyiapkan manuver agresif untuk membajak salah satu pilar penting AS Roma, yakni gelandang energik Manu Koné.
Laporan terbaru dari La Gazzetta dello Sport menyebut ambisi besar Nerazzurri yang siap menggelontorkan dana fantastis demi mewujudkan transfer ini.
Dalam laporan tersebut ditegaskan: “Inter menginginkan Manu Koné dari Roma. Untuk pemain Prancis itu, Nerazzurri bisa menembus angka 40 juta euro dan mendekati 50 juta untuk menyelesaikan operasi yang nyaris terjadi musim panas lalu.”
Angka tersebut bukan sekadar spekulasi—ini sinyal keseriusan.
Strategi Inter: Menyerang di Momen yang Tepat
Inter bukan tanpa perhitungan. Klub biru-hitam itu membaca situasi internal Roma yang tengah berada di persimpangan finansial.
Dengan kebutuhan menyeimbangkan neraca sebelum 30 Juni, Roma berpotensi melepas pemain—terlepas dari apakah mereka lolos ke Liga Champions atau tidak.
“Inter juga ingin memanfaatkan kebutuhan tim Gasperini, yang dipaksa mengumpulkan dana sebelum 30 Juni, terlepas dari kualifikasi Liga Champions.” tulis Gazzetta.
Nama Gian Piero Gasperini kembali disebut dalam konteks ini, menandakan adanya proyek besar yang sedang dibangun—namun dengan konsekuensi finansial yang tidak ringan.
Bagi Inter, ini adalah celah. Dan mereka siap masuk dengan tekanan maksimal.
Jalan Terjal: Banyak Variabel Mengadang
Namun, transfer ini jauh dari kata mudah. Ada terlalu banyak faktor yang bisa menggagalkan rencana Inter.
“Tidak pasti bahwa rencana serangan Inter akan berhasil, juga karena terlalu banyak variabel: kemungkinan Roma tetap bertahan atau mendapatkan keuntungan besar dari pemain lain, adanya tawaran lebih tinggi (perhatian pada PSG), tanpa meremehkan efek Piala Dunia yang bisa membuat harga melonjak di luar batas.” lanjut Gazzetta.
Nama Paris Saint-Germain menjadi ancaman nyata. Klub kaya asal Prancis itu dikenal tak ragu masuk dalam perburuan pemain dengan nilai tinggi—dan bisa dengan mudah mengganggu skenario Inter.
Belum lagi faktor performa individu. Jika Koné tampil impresif di panggung internasional, harga bisa melonjak liar.
Koné, Keping Puzzle yang Diburu
Di balik semua itu, ada alasan kuat mengapa Inter begitu ngotot. Koné bukan sekadar gelandang biasa.
Ia adalah tipe pemain box-to-box modern—kuat dalam duel, agresif dalam merebut bola, sekaligus mampu mengalirkan permainan dengan cepat.
Inter melihatnya sebagai kepingan penting untuk menyempurnakan lini tengah mereka yang butuh energi baru.
“Setidaknya secara teori dan untuk saat ini, Nerazzurri ingin benar-benar memasang taruhan besar—yang paling besar mungkin.” lanjut laporan tersebut.
Kalimat itu menjadi penutup yang menggambarkan satu hal: Inter tidak lagi setengah hati.
Kini, keputusan ada di tangan Roma. Bertahan dengan kekuatan inti atau melepas salah satu aset berharga demi stabilitas finansial.
Jika angka mendekati 50 juta euro benar-benar datang, godaan itu akan sangat sulit ditolak.
Bursa transfer belum dibuka. Tapi tensinya sudah terasa seperti final. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni