RADARTUBAN – Bursa transfer Italia mulai memanas bahkan sebelum resmi dibuka.
Tiga klub besar Serie A yakni Inter Milan, AS Roma, dan AC Milan kini terlibat dalam perburuan gelandang muda milik Venezia FC, Issa Doumbia.
Menurut laporan Tuttosport, Inter menjadi klub yang pertama bergerak. Namun situasi berubah cepat.
Roma dan Milan ikut masuk, membuat persaingan memanas dan potensi harga melonjak.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Inter Milan Serius Kejar Bek Ekuador Joel Ordonez, Harga Mulai Melonjak
Performa Moncer, Harga Ikut Terkerek
Issa Doumbia baru berusia 22 tahun, tapi performanya musim ini di Serie B langsung mencuri perhatian.
Dalam 31 pertandingan, ia mencatatkan 6 gol dan 5 assist—angka yang cukup impresif untuk seorang gelandang tengah.
Tak heran jika nilai pasarnya kini menyentuh € 8 juta versi Transfermarkt. Namun Venezia memasang banderol lebih tinggi.
Pada Februari 2026, klub tersebut dilaporkan meminta setidaknya € 10 juta, bahkan telah menolak tawaran sekitar € 6 juta pada bursa Januari lalu.
Keputusan itu kini terlihat tepat. Dengan banyaknya peminat, posisi tawar Venezia semakin kuat.
Kontrak Panjang, Venezia di Atas Angin
Doumbia sendiri baru bergabung dengan Venezia pada Juli 2024 dan masih terikat kontrak hingga Juni 2029. Artinya, klub tidak berada dalam tekanan untuk menjual cepat.
Situasi ini memberi keleluasaan bagi Venezia untuk memainkan strategi harga.
Mereka bisa menunggu penawaran terbaik, apalagi dengan adanya tiga klub besar yang siap bersaing.
Analisis: Siapa Paling Serius?
Dari ketiga peminat, Inter dikenal paling agresif dalam memburu pemain muda potensial dengan harga yang masih “masuk akal”.
Namun Roma sering kali bergerak cepat dalam negosiasi, sementara Milan punya daya tarik proyek jangka panjang yang stabil.
Masalahnya sederhana: siapa berani membayar lebih dulu.
Jika harga sudah menembus dua digit juta euro, klub harus benar-benar yakin dengan potensi Doumbia. Sebab, Serie B tetap berbeda level dengan Serie A.
Risiko dan Potensi Besar
Doumbia menawarkan paket komplet: produktivitas, usia muda, dan pengalaman internasional bersama timnas U-21 Italia.
Tapi seperti banyak talenta muda lainnya, ia tetap membawa risiko adaptasi.
Lonjakan dari Serie B ke klub papan atas bukan perkara mudah. Banyak pemain gagal memenuhi ekspektasi karena tekanan yang berbeda.
Namun jika berhasil, Doumbia bisa menjadi investasi emas. Dan bagi Inter, Roma, maupun Milan, ini bukan sekadar transfer—ini pertaruhan masa depan lini tengah mereka.
Bursa transfer belum dibuka. Tapi satu nama sudah membuat tiga raksasa Italia saling sikut. Issa Doumbia, dari Venezia, kini jadi pusat perhatian. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni