RADARTUBAN – Manuver raksasa Serie A Inter Milan di bursa transfer musim panas mulai menemukan arah yang jelas. Pos penjaga gawang kini menjadi salah satu prioritas utama Nerazzurri, dengan sejumlah nama besar masuk dalam daftar incaran.
Mengutip laporan La Gazzetta dello Sport, target utama kiper Inter pada musim panas tetap Guglielmo Vicario, diikuti Andriy Lunin, namun impian Inter adalah Mile Svilar.
Pernyataan ini menegaskan bahwa klub tidak hanya mencari pelapis, tetapi sosok yang siap menjadi pilar jangka panjang.
Vicario di Pos Terdepan
Nama Guglielmo Vicario muncul sebagai kandidat paling realistis. Performa solidnya di Premier League bersama Tottenham Hotspur membuatnya dinilai matang secara teknis maupun mental.
Vicario dikenal memiliki refleks cepat, distribusi bola yang baik, serta pengalaman menghadapi tekanan tinggi.
Dalam konteks Inter yang tengah membangun ulang fondasi tim, profil seperti ini jelas sangat dibutuhkan.
Namun, harga yang tidak murah bisa menjadi kendala. Tottenham tentu tidak akan melepas kiper utamanya dengan mudah.
Lunin, Opsi Rasional nan Efisien
Alternatif berikutnya adalah Andriy Lunin dari Real Madrid. Meski bukan pilihan utama di Santiago Bernabéu, Lunin sudah membuktikan kualitasnya saat diberi kesempatan.
Dari sisi finansial, opsi ini lebih masuk akal. Inter bisa mendapatkan kiper berkualitas dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibanding Vicario.
Namun, pertanyaan besarnya adalah konsistensi—apakah Lunin siap menjadi starter utama dalam tekanan Serie A?
Svilar, Impian yang Sulit Dijangkau
Sementara itu, nama Mile Svilar disebut sebagai “dream signing”.
Penampilan impresifnya bersama AS Roma membuatnya menjadi salah satu kiper muda paling menjanjikan di Italia saat ini.
Svilar menawarkan kombinasi langka: usia muda, refleks tajam, dan keberanian dalam duel satu lawan satu.
Namun, justru karena itulah transfer ini akan sangat sulit diwujudkan. Roma hampir pasti akan mematok harga tinggi, apalagi jika melihat potensinya sebagai aset jangka panjang.
Inter Butuh Kepastian, Bukan Sekadar Nama
Langkah Inter ini mencerminkan kebutuhan mendesak akan regenerasi di bawah mistar.
Siapa pun yang didatangkan, bukan sekadar soal nama besar, melainkan soal kecocokan dengan sistem dan stabilitas jangka panjang.
Vicario adalah solusi siap pakai. Lunin adalah opsi ekonomis dengan risiko. Svilar? Ia adalah investasi masa depan—namun dengan harga mimpi.
Kini, keputusan ada di tangan manajemen Inter: bermain aman, cerdas, atau berani mengambil risiko besar demi masa depan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni