RADARTUBAN – Hasrat Moussa Diaby untuk berseragam Inter Milan ternyata belum padam. Meski gagal terealisasi pada bursa transfer Januari lalu, hubungan antara kedua pihak justru masih terjaga dan terus berkembang.
Informasi ini diungkap oleh pakar transfer ternama Fabrizio Romano yang menyebut komunikasi antara Diaby dan kubu Nerazzurri tetap hidup hingga saat ini.
Antusiasme Besar yang Tak Pernah Padam
Dalam laporan tersebut, Romano menegaskan bahwa Diaby sempat melakukan berbagai upaya untuk bisa bergabung dengan Inter pada awal tahun.
“Pada Januari, Diaby melakukan segala cara untuk mengenakan jersey Inter, ia memiliki antusiasme yang sangat besar dan menjadikan itu prioritas utama." tulis Romano.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : AC Milan dan Juventus Berebut Lewandowski, Arab Saudi Ikut Menggoda
"Hingga saat ini, kontak antara pemain asal Prancis itu dan Nerazzurri terus berlanjut: pihak perwakilan memiliki minat besar untuk menjalin kembali komunikasi dan menjaganya tetap hidup,” lanjutnya.
Kalimat itu menggambarkan satu hal yang jarang terlihat di sepak bola modern: keinginan kuat seorang pemain terhadap satu klub tertentu.
Inter Belum Menutup Pintu
Meski transfer Januari tak terwujud, Inter tidak sepenuhnya menutup peluang.
Komunikasi yang masih berjalan menjadi sinyal bahwa kemungkinan kesepakatan di masa depan tetap terbuka.
Situasi ini juga menunjukkan bahwa Diaby masih berada dalam radar perencanaan Inter, terutama jika ada perubahan dalam komposisi skuad atau kebutuhan taktik di lini serang.
Bagi Inter, pemain dengan karakter seperti Diaby—cepat, eksplosif, dan fleksibel—bisa menjadi tambahan penting untuk meningkatkan daya gedor tim.
Peran Agen Jadi Kunci
Salah satu poin penting dalam perkembangan ini adalah peran entourage sang pemain.
Keinginan kuat dari pihak perwakilan untuk menjaga komunikasi menjadi faktor yang bisa menentukan arah negosiasi ke depan.
Dalam banyak kasus transfer besar, konsistensi komunikasi sering kali menjadi pembeda antara sekadar rumor dan kesepakatan nyata.
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan atau Tinggal Menunggu Waktu?
Kisah Diaby dan Inter saat ini berada di persimpangan menarik. Di satu sisi, ada keinginan besar dari pemain yang kini bermain di Al-Ittihad tersebut. Di sisi lain, Inter tampak masih berhitung secara strategis.
Jika kondisi finansial dan kebutuhan tim selaras, peluang transfer ini bisa kembali menguat di musim panas.
Namun jika tidak, kisah ini bisa berakhir sebagai salah satu “transfer yang nyaris terjadi”.
Yang jelas, Diaby telah menunjukkan komitmen yang jarang: memilih satu tujuan dan bertahan dengan keyakinannya.
Kini, pertanyaannya tinggal satu—apakah Inter akan membalas keyakinan itu dengan langkah nyata? (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni