Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Maarten Paes Lolos Kasus Paspoortgate KNVB, Ajax Jadi Penyelamat Kariernya di Belanda

Tulus Widodo • Kamis, 2 April 2026 | 18:37 WIB
Ajax memastikan Maarten Paes lolos dari sanksi KNVB dalam kasus Paspoortgate. (instagram.com/maartenpaes)
Ajax memastikan Maarten Paes lolos dari sanksi KNVB dalam kasus Paspoortgate. (instagram.com/maartenpaes)

RADARTUBAN – Nasib kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, sempat berada di ujung tanduk akibat potensi sanksi dari federasi sepak bola Belanda, KNVB. 

Namun, badai itu berhasil dilewati tanpa luka. Kunci utamanya: ketelitian administratif dari Ajax.

Kasus yang dikenal sebagai “Paspoortgate” ini sempat menjadi ancaman serius. 

Namun laporan media Belanda, De Telegraaf, mengungkap bahwa Paes kini aman dan tetap bisa berlatih serta bermain tanpa hambatan.

Baca Juga: Resmi! Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Gabung Ajax Amsterdam hingga 2029

Awal Mula Potensi Masalah

Masalah bermula dari status kewarganegaraan dan administrasi pemain non-Uni Eropa. 

Aturan ketat KNVB soal izin kerja dan registrasi pemain asing kerap menjadi jebakan bagi klub yang kurang teliti.

Namun Ajax bukan klub sembarangan. Bahkan sejak merekrut Paes dari FC Dallas pada Februari lalu, mereka sudah mencium potensi masalah.

Dalam laporan tersebut ditegaskan: “Maarten Paes lolos dari larangan KNVB (Paspoortgate) berkat ketelitian Ajax. Ia bisa terus bertanding dan berlatih.”

Strategi Ajax: Tidak Ada Ruang untuk Kesalahan

Ajax bergerak cepat dan presisi. Mereka memastikan seluruh aspek administratif Paes sesuai regulasi.

Langkah-langkah konkret yang dilakukan:

- Mengurus werkvergunning (izin kerja pemain non-Uni Eropa) secara resmi dan sesuai prosedur

- Memberikan gaji di atas ambang batas minimum untuk pemain non-EU

- Mendaftarkan Paes ke KNVB menggunakan paspor Indonesia

Langkah terakhir menjadi krusial. Status Paes sebagai pemain dengan paspor Indonesia justru menjadi celah legal yang dimanfaatkan secara cermat, bukan sebagai kelemahan.

Lebih dari Sekadar Administrasi

Kasus ini menunjukkan satu hal penting: sepak bola modern tidak hanya soal performa di lapangan, tetapi juga kecermatan di balik meja.

Kesalahan administratif kecil bisa berujung larangan bermain, bahkan menghancurkan momentum karier pemain. 

Dalam konteks ini, Ajax tampil bukan hanya sebagai klub, tetapi sebagai institusi profesional dengan sistem yang matang.

Dampak untuk Paes dan Timnas Indonesia

Bagi Paes, lolos dari potensi sanksi ini bukan sekadar kabar baik—ini penyelamatan karier. Ia kini bisa fokus mengembangkan performa tanpa bayang-bayang larangan bermain.

Situasi ini juga berdampak positif bagi Timnas Indonesia. Konsistensi bermain di Eropa menjadi faktor penting dalam menjaga level permainan dan kepercayaan diri sang kiper.

Pelajaran dari “Paspoortgate”

Kasus ini bisa menjadi peringatan bagi banyak klub: regulasi bukan formalitas. Ajax menunjukkan bahwa ketelitian administratif bisa menjadi pembeda antara krisis dan stabilitas.

Di tengah kerasnya persaingan sepak bola Eropa, kemenangan tidak selalu diraih di lapangan. 

Kadang, ia dimenangkan di meja administrasi—dan Ajax baru saja membuktikannya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#kiper timnas indonesia #knvb #belanda #Maarten Paes #ajax