Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

AC Milan Bangun Tulang Punggung Italia, Nicolò Zaniolo Masuk Radar Rossoneri

Tulus Widodo • Jumat, 3 April 2026 | 10:40 WIB
AC Milan incar Nicolò Zaniolo untuk menghidupkan kembali identitas Italia. (instagram.com/nicolozaniolo)
AC Milan incar Nicolò Zaniolo untuk menghidupkan kembali identitas Italia. (instagram.com/nicolozaniolo)

RADARTUBAN – Arah baru mulai disusun raksasa Serie A, AC Milan untuk musim depan. Bukan sekadar soal taktik atau perombakan skuad biasa, tetapi upaya membangun kembali identitas kuat dengan “tulang punggung Italia” di dalam tim.

Dalam skema besar itu, nama pemain Udinese Nicolò Zaniolo mencuat sebagai target utama.

Laporan dari jurnalis Daniele Longo menyebutkan bahwa pelatih Massimiliano Allegri, secara khusus menginginkan Zaniolo sebagai bagian dari proyeknya.

Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Alessandro Longoni Diburu Klub Premier League, Manchester City Siap Bajak Talenta Muda AC Milan

Proyek Identitas: Kembali ke DNA Italia

Keinginan Milan membangun “Italian spine” bukan tanpa alasan. Dalam beberapa musim terakhir, Rossoneri dinilai kehilangan karakter khas yang dulu menjadi kekuatan mereka: soliditas, kecerdasan taktik, dan jiwa kompetitif khas pemain lokal.

Masuknya Allegri mempertegas arah itu. Pelatih berpengalaman tersebut dikenal sebagai sosok yang percaya pada keseimbangan—dan pemain Italia sering kali menjadi fondasi utama dalam sistemnya.

Zaniolo, dengan fleksibilitas posisi dan gaya bermain agresif, dianggap cocok untuk mengisi peran penting di lini serang maupun gelandang ofensif.

Zaniolo: Bakat Besar, Karier Tak Stabil

Secara kualitas, tidak banyak yang meragukan Zaniolo. Ia punya kekuatan fisik, kemampuan dribel, dan insting menyerang yang sulit ditebak. Namun, perjalanan kariernya tidak selalu mulus.

Cedera panjang dan inkonsistensi performa membuatnya belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi sejak disebut sebagai salah satu talenta terbaik Italia.

Di sinilah tantangan terbesar Milan. Merekrut Zaniolo bukan hanya soal kualitas, tetapi juga soal kepercayaan—apakah ia bisa kembali ke level terbaiknya di bawah tekanan besar San Siro.

Allegri dan Misi Menghidupkan Kembali

Bagi Allegri, Zaniolo bukan sekadar tambahan skuad. Ia adalah proyek. Sosok yang bisa “dihidupkan kembali” dalam sistem yang tepat.

Allegri dikenal piawai memaksimalkan pemain yang sempat meredup. Jika skenario ini berhasil, Milan bukan hanya mendapatkan pemain bagus, tetapi juga simbol kebangkitan identitas Italia di tubuh tim.

Risiko dan Harapan

Langkah ini jelas mengandung risiko. Zaniolo bukan pemain dengan jaminan stabilitas performa. 

Namun, dalam proyek jangka panjang, Milan tampaknya siap mengambil perjudian terukur.

Jika berhasil, Milan bisa memiliki fondasi lokal yang kuat—sesuatu yang mulai langka di sepak bola modern. 

Tapi jika gagal, ini bisa menjadi satu lagi eksperimen mahal yang tidak membuahkan hasil.

Yang pasti, arah sudah ditentukan. Kini tinggal bagaimana Milan dan Allegri menjawab tantangan besar: membangun kembali jiwa Italia di tengah tekanan kompetisi elit Eropa. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#AC Milan #udinese #bursa transfer #serie A #nicolo zaniolo