RADARTUBAN – Masa depan Paulo Dybala di AS Roma mulai memasuki fase krusial. Laporan terbaru dari La Gazzetta dello Sport menyebut, peluang sang bintang Argentina untuk meninggalkan ibu kota Italia di akhir musim semakin terbuka lebar.
“Sangat mungkin Roma akan mengucapkan selamat tinggal kepada Dybala di akhir musim.” tulis media tersebut.
Situasi ini memaksa manajemen di Trigoria bergerak cepat. Mereka tak ingin kehilangan figur sentral tanpa rencana matang.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Roma Serius Kejar Alajbegovic, Massara Siapkan Dana Besar
Arribas Masuk Radar, Kontak Sudah Terjalin
Nama Sergio Arribas muncul sebagai kandidat terdepan pengganti. Gelandang serang milik UD Almería itu dinilai punya profil yang sesuai dengan kebutuhan Roma: muda, kreatif, dan memiliki visi bermain tajam.
Menurut laporan yang sama, komunikasi antara kedua klub bahkan sudah mulai terjalin. Meski begitu, proses negosiasi diprediksi tidak mudah.
Almeria disebut memasang harga tinggi, yakni di kisaran 20 juta euro—angka yang cukup signifikan untuk pemain yang masih dalam fase berkembang.
Opsi Lain: Alajbegovic, Tapi Sulit Direalisasikan
Selain Arribas, Roma juga mempertimbangkan Kerim Alajbegovic. Namun peluang mendatangkannya jauh lebih rumit.
Bayer Leverkusen baru saja mempermanenkan sang pemain dari Red Bull Salzburg dengan nilai 8 juta euro.
Kini, klub Bundesliga itu mematok harga sekitar 20 juta euro—angka yang sama dengan Arribas.
Masalahnya, Alajbegovic dikabarkan sudah masuk radar klub lain, sehingga Roma berisiko kalah cepat jika tidak segera mengambil keputusan.
Dilema Roma: Harga Tinggi, Risiko Besar
Di sinilah letak dilema Roma. Melepas Dybala berarti kehilangan sosok pembeda di lini depan—pemain yang bukan hanya kreator, tetapi juga ikon tim.
Arribas memang menjanjikan, namun belum teruji di level tertinggi seperti Serie A.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Roma Serius Kejar Alajbegovic, Massara Siapkan Dana Besar
Sementara Alajbegovic menawarkan potensi besar, tapi situasi transfernya lebih kompleks.
Roma kini berada di persimpangan: bertaruh pada talenta muda dengan risiko adaptasi, atau mencari opsi lain yang lebih aman namun mungkin lebih mahal.
Yang jelas, keputusan di bursa transfer nanti akan sangat menentukan arah proyek jangka panjang klub ibu kota tersebut.
Satu hal yang pasti, jika Dybala benar-benar pergi, Roma tidak sekadar butuh pengganti—mereka butuh wajah baru yang mampu menjaga identitas permainan tim tetap hidup. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni