RADARTUBAN - Kondisi James Rodríguez menjadi sorotan setelah mengalami dehidrasi parah yang membuatnya harus dirawat di rumah sakit usai membela Kolombia dalam laga uji coba internasional.
Insiden ini terjadi setelah sang pemain menjalani pertandingan melawan Prancis dan baru merasakan gejala saat kembali ke Minneapolis, Amerika Serikat.
Kronologi Dehidrasi Parah yang Dialami James Rodríguez
Federasi sepak bola Kolombia memastikan bahwa kondisi tersebut tidak berkaitan dengan cedera akibat aktivitas di lapangan.
Baca Juga: Persik Kediri vs Persijap Jepara di BRI Super League: Analisis Laga dan Prediksi Skor Seperti Ini
Pihak federasi menjelaskan bahwa Rodríguez sempat berada dalam pengawasan medis selama 72 jam untuk pemulihan.
“Telah dikonfirmasi, setelah berkomunikasi dengan pusat medis di negara bagian Minnesota, bahwa gelandang tersebut berada dalam pengawasan profesional akibat kondisi medis yang tidak terkait aktivitas olahraga,” tulis pernyataan resmi.
“Sehari setelah pertandingan melawan Prancis, pemain mengalami dehidrasi parah yang mengharuskannya dirawat di rumah sakit selama 72 jam terakhir untuk pemantauan pencegahan dan pemulihan.”
Laporan dari The Athletic menyebutkan bahwa pemain tersebut kini sudah kembali ke rumahnya dan sedang menjalani masa pemulihan.
Minimnya Jam Bermain Bersama Minnesota United
Sejak bergabung dengan Minnesota United FC, Rodríguez memang belum mendapatkan banyak menit bermain.
Dia hanya tampil dua kali dengan durasi yang terbatas.
Kondisi ini membuat kebugarannya menjadi sorotan, terutama setelah ia bermain cukup lama saat melawan Prancis.
Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran terkait kesiapan fisiknya menghadapi jadwal padat ke depan.
Ancaman Cuaca Panas di Piala Dunia 2026
Kasus dehidrasi parah yang dialami Rodríguez juga memicu kekhawatiran jelang FIFA World Cup 2026.
Baca Juga: Polisi Beri Kejutan Ulang Tahun Sebelum Tangkap Pasutri Spesialis Curanmor di Sampang
Turnamen tersebut akan digelar di berbagai kota di Amerika Utara dengan potensi suhu tinggi.
Beberapa pemain sudah mengeluhkan kondisi panas yang ekstrem dalam turnamen sebelumnya.
Gelandang Chelsea, Enzo Fernández, bahkan mengungkapkan pengalamannya.
“Cuacanya sangat berbahaya, dan saya sempat sedikit pusing saat pertandingan final,” ujarnya.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius bagi penyelenggara turnamen.
Upaya FIFA Antisipasi Cuaca Ekstrem
FIFA telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengurangi dampak cuaca panas.
Salah satunya adalah penerapan jeda minum selama tiga menit di setiap babak pertandingan.
Selain itu, beberapa stadion juga dilengkapi fasilitas pendingin dan atap untuk mengurangi paparan panas.
Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir risiko dehidrasi parah bagi pemain.
Kondisi Terkini dan Peluang Tampil
Saat ini, kondisi Rodríguez dilaporkan terus membaik.
Federasi Kolombia menyatakan bahwa perkembangan kesehatannya menunjukkan tren positif.
“Penting untuk ditegaskan bahwa kondisi ini tidak berkaitan dengan cedera otot maupun aktivitas sepak bola. Syukurlah, laporan medis terbaru menunjukkan perkembangan yang positif dan peningkatan yang stabil.”
Namun, peluangnya tampil dalam laga terdekat bersama Minnesota masih diragukan.
Bahkan, ia diperkirakan absen saat menghadapi LA Galaxy yang diperkuat Marco Reus.
Kondisi ini tentu menjadi perhatian bagi Kolombia yang akan bersaing di fase grup Piala Dunia 2026. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama