RADARTUBAN – Pergerakan Juventus di bursa transfer mulai menunjukkan arah yang menarik.
Klub raksasa Serie A asal Turin itu dikabarkan tengah memantau penyerang muda milik Genoa, Jeff Ekhator, sambil tetap menyusun rencana besar di lini depan untuk musim mendatang.
Nama Ekhator memang belum terlalu mencolok di permukaan, tetapi pemain 19 tahun itu diam-diam masuk radar serius manajemen Bianconeri.
Bintang Muda yang Mulai Dilirik
Jeff Ekhator, striker timnas Italia U-21, telah mencatatkan 26 penampilan di Serie A dan Coppa Italia musim ini dengan torehan tiga gol.
Angkanya mungkin belum spektakuler, tetapi Juventus melihat sesuatu yang lebih dari sekadar statistik.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport melalui jurnalis Giovanni Albanese, Juventus mempertimbangkan langkah cepat untuk mengamankan sang pemain sebelum nilainya melonjak.
“Juventus mungkin bergerak lebih awal untuk merekrut penyerang tersebut yang bisa menjadi bagian dari kelompok Italia yang menargetkan kembali ke Piala Dunia 2030.” tulis Albanese dalam laporannya.
Langkah ini mencerminkan strategi jangka panjang—membangun fondasi tim dari talenta muda lokal yang bisa berkembang bersama klub.
Vlahovic Dipertahankan, Pengalaman Tetap Dibutuhkan
Di sisi lain, Juventus belum berniat melepas Dušan Vlahović. Striker asal Serbia itu tetap menjadi pilar utama di lini depan.
Namun menariknya, manajemen juga membidik nama besar: Robert Lewandowski.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Juventus Incar Maximiliano Araujo, Siap Antisipasi Kepergian Cambiaso
Penyerang asal Polandia itu disebut masuk rencana sebagai rekrutan bebas transfer.
“Dalam waktu yang sama, niat Bianconeri adalah mempertahankan Vlahovic dan merekrut Robert Lewandowski secara gratis. Juventus menginginkan striker Polandia itu karena pengalamannya.” lanjutnya.
Antara Proyek Masa Depan dan Kebutuhan Instan
Di sinilah terlihat kontras strategi Juventus. Di satu sisi, mereka memburu Ekhator sebagai investasi masa depan.
Di sisi lain, Lewandowski diproyeksikan sebagai solusi instan—figur berpengalaman yang bisa langsung memberi dampak.
Pendekatan “dua generasi” ini bukan tanpa risiko. Menggabungkan pemain muda dengan legenda aktif membutuhkan keseimbangan ruang ganti, taktik, dan ekspektasi.
Namun jika berhasil, Juventus bisa mendapatkan paket lengkap: energi muda, ketajaman matang, dan stabilitas di lini depan.
Arah Baru Juventus
Situasi ini menegaskan bahwa Juventus tidak sekadar membangun tim untuk satu musim, tetapi sedang merancang siklus baru.
Ekhator bisa menjadi bagian dari proyek jangka panjang Italia menuju 2030, sementara Lewandowski adalah jembatan menuju fase transisi itu.
Keputusan akhir belum diambil, tetapi satu hal jelas—Juventus sedang memainkan strategi yang lebih kompleks daripada sekadar belanja pemain biasa. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni