RADARTUBAN – Perombakan besar diam-diam tengah terjadi di tubuh raksasa Serie A, Juventus. Bukan di lapangan, melainkan di balik layar—tepatnya di departemen scouting yang selama ini menjadi jantung perburuan talenta muda.
Nama Marco Ottolini kini berada di garis depan. Ia menghadapi tantangan berat: membangun ulang sistem yang sebelumnya sukses, tetapi telah dibongkar total setelah ditinggal Matteo Tognozzi.
Dari Sistem Sukses ke Titik Nol
Warisan Tognozzi bukan perkara kecil. Sistem scouting Juventus sempat dikenal sebagai salah satu yang paling efektif dalam menemukan pemain muda potensial dari berbagai penjuru dunia.
Kini, Ottolini harus memulai dari nol. Sebuah pekerjaan yang bukan hanya soal mencari pemain, tetapi juga membangun ulang jaringan, kepercayaan, dan metode kerja.
“Ottolini menghadapi tantangan membangun kembali departemen scouting Juventus dari awal, setelah pembongkaran sistem sukses sebelumnya.” tulis Tuttosport dalam laporannya.
Perpaduan Data dan Insting Lapangan
Yang menarik, pendekatan Ottolini tidak sepenuhnya baru, tetapi lebih pada evolusi.
Ia menggabungkan analisis data modern dengan intuisi para pencari bakat di lapangan.
Dalam laporan yang sama dijelaskan:
“Pekerjaannya menggabungkan penggunaan data dengan ketajaman mata para scout yang mampu menemukan potensi tersembunyi.”
Pendekatan ini menjadi krusial di era sepak bola modern, ketika angka statistik sering kali belum cukup untuk membaca karakter dan mental pemain muda.
Langkah Awal yang Menjanjikan
Meski baru berjalan, langkah Ottolini mulai menuai respons positif di internal klub. Ia sudah mengamankan beberapa rekrutan strategis seperti Adin Ličina dan Esad Deniz—dua nama yang mungkin belum populer, tetapi dinilai memiliki potensi besar.
“Tindakan awal Ottolini meninggalkan kesan sangat positif di dalam klub,” tulis Tuttosport.
Ini menjadi sinyal bahwa proyek ini tidak sekadar wacana, tetapi sudah bergerak dengan arah yang jelas.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Juventus Incar Maximiliano Araujo, Siap Antisipasi Kepergian Cambiaso
Target Musim Panas, Ambisi Mendunia
Juventus tidak ingin berlama-lama dalam fase transisi. Targetnya tegas: menyelesaikan pembentukan tim scouting sebelum musim panas.
Ambisinya lebih besar lagi—mengembalikan Juventus sebagai acuan global dalam perekrutan talenta muda.
Jika berhasil, ini bukan hanya soal menemukan pemain hebat, tetapi juga membangun kembali identitas klub yang sempat goyah.
Di tangan Ottolini, Juventus seperti sedang menulis ulang DNA-nya—dari balik layar, menuju masa depan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni