RADARTUBAN – Harapan raksasa Serie A, Juventus untuk mengamankan jasa bek tangguh AFC Bournemouth, Marcos Senesi perlahan memudar.
Dalam dinamika bursa transfer yang bergerak cepat, Bianconeri kini berada di posisi paling tidak diunggulkan—bahkan nyaris tersingkir dari persaingan.
Kabar ini diperkuat laporan jurnalis transfer Matteo Moretto yang menyebut, “Marcos Senesi akan segera memilih tim berikutnya. Agen-agennya sedang dalam kontak dekat dengan Chelsea, Tottenham, dan Manchester United. Juventus kini sangat-sangat jauh.”
Kalimat “sangat-sangat jauh” menjadi penegasan keras bahwa Juventus tak lagi berada dalam jalur utama negosiasi.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Inter Buka Pintu, Bournemouth Serius Incar Luis Henrique Musim Panas
Dari Kandidat Kuat, Kini Terpinggirkan
Beberapa waktu lalu, Juventus sempat disebut sebagai destinasi realistis bagi Senesi.
Profilnya dianggap cocok dengan kebutuhan lini belakang—kuat dalam duel, nyaman membawa bola, dan punya pengalaman di kompetisi Eropa.
Namun situasi berubah drastis. Ketika klub-klub Premier League seperti Chelsea, Tottenham Hotspur, dan Manchester United masuk lebih agresif, Juventus justru kehilangan momentum.
Faktor finansial dan daya tarik liga tampaknya menjadi pembeda utama yang sulit dikejar.
Masalah Lama Juventus Kembali Terulang
Kondisi ini mencerminkan problem klasik Juventus dalam beberapa musim terakhir: lambat dalam mengambil keputusan di pasar transfer.
Ketika target masih dalam tahap penjajakan, klub lain sudah bergerak ke tahap negosiasi konkret.
Selain itu, keterbatasan fleksibilitas finansial membuat Juventus tak selalu bisa bersaing dalam perang harga atau gaji, terutama melawan klub-klub Inggris dengan kekuatan ekonomi yang jauh lebih besar.
Akibatnya, pemain incaran kerap lepas di saat-saat krusial—dan Senesi berpotensi menjadi contoh terbaru.
Baca Juga: Cerita di Balik Konten Viral, Cece Acid Ternyata Sempat Trauma Dihujat Netizen
Saatnya Ubah Strategi
Kegagalan mendekati Senesi seharusnya menjadi alarm bagi manajemen Juventus. Jika terus mengandalkan pendekatan hati-hati tanpa eksekusi cepat, klub akan semakin sering tertinggal dalam perburuan pemain kunci.
Di sisi lain, ini juga membuka peluang bagi Juventus untuk mengalihkan fokus ke target lain yang lebih realistis dan sesuai dengan kondisi finansial klub.
Yang jelas, dalam bursa transfer modern, kecepatan dan ketegasan adalah segalanya.
Dan kali ini, Juventus tampaknya kalah langkah—bahkan sebelum perlombaan benar-benar dimulai. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama