RADARTUBAN – Masa depan lini serang raksasa Serie A, AC Milan memasuki fase krusial. Ketidakpastian nasib Rafael Leão dan Christian Pulisic memaksa manajemen Rossoneri bergerak cepat menyusun rencana cadangan jelang bursa transfer musim panas.
Laporan Corriere dello Sport mengungkap, Milan tengah menyiapkan sejumlah opsi penyerang untuk memperkuat daya gedor.
Nama-nama yang masuk radar bukan sembarangan: mulai dari Moise Kean, Robert Lewandowski, Nicolas Jackson, Mateo Retegui hingga Darwin Núñez.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Juventus Gigit Jari, Marcos Senesi Menjauh dan Merapat ke Klub Inggris
Bayang-Bayang Kepergian Dua Pilar
Situasi ini tak lepas dari spekulasi yang terus mengiringi Leão dan Pulisic. Leão, ikon serangan Milan dalam beberapa musim terakhir, kerap dikaitkan dengan klub-klub elite Eropa.
Sementara Pulisic, meski tampil cukup konsisten, belum sepenuhnya aman dari dinamika internal dan kebutuhan taktik baru.
Jika salah satu—atau bahkan keduanya—hengkang, Milan jelas tak ingin kehilangan tajinya sekaligus.
Di sinilah urgensi mendatangkan striker baru menjadi tak terbantahkan.
Lima Nama, Lima Karakter
Menariknya, daftar incaran Milan mencerminkan pendekatan fleksibel. Kean menawarkan kecepatan dan pengalaman Serie A.
Lewandowski membawa jaminan gol dan mental juara, meski faktor usia jadi pertimbangan.
Jackson dan Núñez menghadirkan profil penyerang modern: agresif, eksplosif, namun masih inkonsisten.
Sementara Retegui, yang sedang naik daun, bisa jadi solusi jangka panjang dengan adaptasi yang relatif cepat di Italia.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Inter Milan Kejar Moncef Zekri, Brentford Ikut Mengganggu
Analisis: Strategi atau Spekulasi?
Langkah Milan ini bisa dibaca sebagai strategi antisipatif, bukan reaktif. Klub tampak belajar dari musim-musim sebelumnya, ketika ketergantungan pada satu-dua pemain membuat performa mudah goyah.
Namun, membidik banyak nama sekaligus juga mengindikasikan belum adanya prioritas utama.
Ini berisiko jika Milan terlambat mengambil keputusan, terutama di tengah persaingan ketat pasar transfer.
Yang pasti, satu hal tak berubah: Milan sedang bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, sembari berharap lini serangnya tetap utuh.
Bursa transfer nanti akan menjadi penentu, apakah ini sekadar manuver berjaga-jaga atau awal dari revolusi di San Siro. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama