RADARTUBAN – Perburuan bek tengah baru terus dipanaskan raksasa Serie A, Inter Milan menjelang bursa transfer musim panas. Kali ini, perhatian Nerazzurri mengarah ke talenta muda Amerika Selatan yang tengah naik daun bersama Club Brugge, yakni Joel Ordóñez.
Menurut laporan Calciomercato, Ordóñez masuk dalam daftar opsi favorit Inter untuk memperkuat lini belakang. Namun, langkah untuk mengamankan jasanya jelas tidak akan mudah.
Harga Tinggi untuk Bek Usia 21 Tahun
Dalam laporan tersebut disebutkan, dibutuhkan dana sekitar € 35 juta hingga € 40 juta untuk memboyong bek berusia 21 tahun itu dari Belgia.
Angka ini langsung menempatkan Ordóñez dalam kategori investasi besar, bukan sekadar pembelian pelapis.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Masa Depan Muharemovic Memanas, Inter Milan Bergerak Juventus Ikut Untung
Club Brugge berada dalam posisi kuat. Performa solid sang pemain sepanjang musim membuat nilainya melonjak tajam.
Postur ideal, kecepatan membaca permainan, serta ketenangan saat menguasai bola menjadi kombinasi langka untuk pemain seusianya.
Inter Butuh Regenerasi
Ketertarikan Inter bukan tanpa alasan. Lini belakang mereka mulai memasuki fase transisi.
Beberapa pemain senior membutuhkan regenerasi, sementara tuntutan kompetisi—baik di Serie A maupun Eropa—semakin tinggi.
Ordóñez dinilai cocok sebagai proyek jangka panjang. Ia bukan hanya bisa belajar dari pemain berpengalaman, tetapi juga berpotensi menjadi pilar utama dalam beberapa musim ke depan.
Potensi Besar, Risiko Nyata
Namun, harga € 35-40 juta untuk pemain 21 tahun tetap menyimpan risiko. Inter harus mempertimbangkan apakah Ordóñez siap langsung beradaptasi dengan tekanan sepak bola Italia yang dikenal taktis dan keras.
Di sisi lain, pasar transfer saat ini memang tidak lagi ramah bagi pembeli. Talenta muda dengan potensi tinggi hampir selalu dihargai mahal. Menunda berarti memberi kesempatan klub lain untuk menyergap lebih dulu.
Jika Inter berani mengambil langkah, mereka bukan hanya membeli pemain—tetapi juga masa depan lini pertahanan.
Kini, keputusan ada di tangan manajemen Nerazzurri: berani investasi besar sekarang, atau mencari alternatif yang lebih aman namun mungkin kurang menjanjikan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni