Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bursa Transfer Serie A : Juventus Dikejar Deadline UEFA, Empat Pemain Ini Terancam Dijual Segera

Tulus Widodo • Kamis, 16 April 2026 | 09:43 WIB
UEFA tuntut Juventus seimbangkan neraca keuangan sebelum 30 Juni 2026
UEFA tuntut Juventus seimbangkan neraca keuangan sebelum 30 Juni 2026
RADARTUBAN – Tekanan finansial kembali menghantui raksasa Serie A, Juventus.  Kali ini bukan sekadar isu internal, melainkan tuntutan langsung dari UEFA yang meminta klub asal Turin itu segera menyeimbangkan neraca keuangan sebelum 30 Juni 2026.

Dalam laporan Tuttosport yang juga dikutip komunitas @Pueblo_Juve, Juventus diwajibkan menghasilkan pemasukan sekitar 30 juta euro.

Tanpa mengorbankan pilar utama tim, beberapa nama mulai masuk daftar jual.

“UEFA menuntut Juventus menyeimbangkan pembukuan, memaksa klub menghasilkan € 30 juta sebelum 30 Juni 2026. Tanpa menyentuh inti tim, kandidat yang bisa pergi adalah Federico Gatti, Lloyd Kelly, Fabio Miretti, dan Juan Cabal.” tulis Tuttosport.

Baca Juga: Prediksi Skor PSG vs Liverpool di UEFA Champions League: Pertarungan Sengit Berujung Kemenangan Tipis

Empat Nama di Ujung Pintu Keluar

Nama pertama adalah Federico Gatti. Bek tangguh ini menarik minat klub-klub Premier League, menjadikannya aset yang cukup ‘laku’ di pasar.

Lalu ada Lloyd Kelly yang ditaksir bernilai 30 juta euro. Ketertarikan dari Inggris membuka peluang Juventus menutup kebutuhan finansial hanya dari satu transaksi.

Sementara itu, Fabio Miretti disebut sebagai opsi yang “paling tidak traumatis” untuk dilepas. 

Gelandang muda ini diminati Lazio, meski kepergiannya tetap akan meninggalkan celah dalam regenerasi skuad.

Terakhir, Juan Cabal masuk pasar setelah menjalani musim yang tak konsisten.

Efek Domino Pemain Kembali

Situasi makin rumit dengan potensi kembalinya beberapa pemain pinjaman seperti Daniele Rugani, Douglas Luiz, dan Nico González. 

Kehadiran mereka otomatis menambah beban gaji dan mempersempit ruang finansial.

Di titik ini, Juventus tidak lagi punya banyak waktu. Setiap keputusan transfer harus tepat—tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dampaknya terhadap neraca klub.

Dilema Besar: Stabilitas atau Kepatuhan

Menjual pemain selalu membawa risiko, apalagi di tengah upaya menjaga stabilitas tim. Namun tekanan dari UEFA bukan sesuatu yang bisa ditawar.

Juventus kini berada dalam dilema klasik: mempertahankan kekuatan skuad atau patuh pada aturan finansial demi keberlangsungan jangka panjang.

Satu hal yang pasti, bursa transfer musim panas ini bukan sekadar soal belanja pemain bagi Juventus—melainkan soal bertahan hidup di bawah pengawasan ketat sepak bola Eropa. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Lloyd Kelly #Juventus #premier league #serie A #UEFA