RADARTUBAN – Bursa transfer belum resmi dibuka, tapi Inter Milan sudah bergerak di jalur ekstrem. Klub raksasa Serie A Italia itu dikabarkan menerima dua tawaran besar untuk Aleksandar Stanković—sebuah sinyal awal bahwa perubahan besar di lini tengah bisa segera terjadi.
Informasi ini diungkap oleh GuarroPas, yang menyebut situasi semakin kompleks karena Inter tengah memburu Nico Paz dari Real Madrid.
Dua Tawaran Besar, Inter Mulai Goyah
Laporan tersebut menyebut secara tegas: “Inter memiliki dua tawaran besar untuk Aleksandar Stanković di atas meja.”
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Inter Milan Bidik Alex Meret, Negosiasi Diam-Diam Mulai Terungkap
Kalimat ini mengindikasikan bahwa pemain muda asal Serbia itu bukan lagi sekadar aset masa depan, tetapi sudah masuk kategori komoditas panas di pasar transfer.
Inter kini berada di persimpangan: mempertahankan potensi atau menguangkannya demi kebutuhan yang lebih mendesak.
Nama Besar Ikut Terseret
Yang membuat situasi semakin menarik, bukan hanya Stankovic yang masuk dalam skenario pengorbanan.
Bek andalan Alessandro Bastoni juga disebut-sebut bisa ikut dilepas.
“Dewan klub mungkin mempertimbangkan mengorbankan sang gelandang, berpotensi bersama Alessandro Bastoni, untuk mendanai Nico Paz, JIKA Real Madrid bersedia menjualnya di kisaran € 50 juta.” lanjut laporan tersebut.
Keputusan ini jelas bukan langkah biasa. Bastoni adalah pilar lini belakang, sementara Stankovic adalah simbol regenerasi. Melepas keduanya berarti Inter siap mengguncang fondasi skuadnya sendiri.
Nico Paz Jadi Kunci Segalanya
Fokus utama Inter tampaknya mengerucut pada Nico Paz—gelandang muda dengan kreativitas tinggi yang dinilai cocok dengan proyek jangka panjang klub. Namun, kendali penuh ada di tangan Real Madrid.
Harga € 50 juta bukan angka kecil, bahkan untuk klub sebesar Inter. Inilah yang memaksa manajemen mempertimbangkan opsi penjualan pemain, termasuk aset yang selama ini dianggap “untouchable”.
Taruhan Besar di Tengah Ketidakpastian
Langkah ini terasa seperti perjudian tingkat tinggi. Di satu sisi, Paz menawarkan masa depan cerah dan fleksibilitas taktik.
Di sisi lain, kehilangan Bastoni bisa merusak stabilitas lini belakang, sementara melepas Stankovic terlalu cepat berisiko menjadi penyesalan jangka panjang.
Inter seperti sedang memainkan permainan catur: satu langkah agresif bisa membuka peluang besar—atau justru menjadi bumerang.
Yang jelas, arah kebijakan ini menegaskan satu hal: Inter tidak lagi bermain aman. Mereka siap mengambil risiko besar demi membentuk ulang identitas tim.
Kini, semua mata tertuju ke Madrid—apakah pintu untuk Nico Paz benar-benar terbuka, atau justru menjadi jebakan mahal di musim panas nanti. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni