RADARTUBAN - Akuisisi klub oleh Lionel Messi menjadi sorotan setelah ia resmi membeli UE Cornella, klub yang bermain di kasta ketiga sepak bola Spanyol.
Langkah ini menandai babak baru dalam perjalanan karier Messi di luar lapangan setelah ia mulai mempersiapkan masa pensiun dari dunia sepak bola profesional.
Visi Messi Bangun Klub dari Nol
Sejak awal tahun, Messi memang telah menyatakan keinginannya untuk memiliki klub sendiri sebagai bagian dari rencana jangka panjangnya.
“Saya ingin punya klub sendiri, memulai dari bawah, lalu mengembangkannya,” ujar Messi.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Kembali Bersatu di Iklan Piala Dunia 2026, Viral di Media Sosial
“Memberi anak-anak kesempatan untuk berkembang dan meraih sesuatu yang besar. Kalau harus memilih, itu yang paling menarik bagi saya.”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa akuisisi klub bukan sekadar investasi, melainkan bagian dari visi besar dalam pengembangan sepak bola usia muda.
Kedekatan dengan Barcelona Jadi Faktor Penting
Keputusan Messi membeli UE Cornella juga tidak lepas dari kedekatannya dengan wilayah Catalonia, tempat ia membangun karier bersama FC Barcelona.
Dalam pernyataan resmi klub, disebutkan bahwa langkah ini memperkuat hubungan emosional Messi dengan Barcelona dan sekitarnya.
Hal ini sekaligus menegaskan komitmennya terhadap perkembangan talenta lokal di kawasan tersebut.
UE Cornella dan Reputasi Akademi Muda
UE Cornella dikenal sebagai salah satu klub dengan sistem pembinaan pemain muda yang cukup kuat di Catalonia.
Klub ini bahkan dianggap sebagai salah satu “pabrik” talenta terbesar setelah Barcelona dan Espanyol.
Beberapa pemain ternama pernah menimba ilmu di klub ini sebelum bersinar di level yang lebih tinggi.
Salah satunya adalah Jordi Alba yang kemudian sukses bersama Barcelona.
Selain itu, ada juga nama seperti Keita Balde, Víctor Ruiz, hingga Enric Gallego yang berasal dari akademi Cornella.
Komitmen Messi terhadap Pengembangan Talenta
Akuisisi klub ini juga sejalan dengan berbagai program pengembangan pemain muda yang telah dilakukan Messi sebelumnya.
Ia diketahui aktif menginisiasi turnamen usia muda seperti Messi Cup yang mempertemukan tim-tim elite dunia.
Turnamen tersebut menjadi wadah bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di level internasional.
Melalui UE Cornella, Messi kini memiliki ruang lebih luas untuk menerapkan sistem pembinaan yang berkelanjutan.
Proyek Jangka Panjang dan Berkelanjutan
Pihak klub menegaskan bahwa kehadiran Messi bukan hanya simbolis, tetapi bagian dari rencana strategis jangka panjang.
Fokus utama proyek ini adalah pertumbuhan klub secara olahraga dan institusi.
Selain itu, aspek keberlanjutan dan keterikatan dengan komunitas lokal juga menjadi perhatian utama.
Dengan pengalaman panjang di sepak bola elite, Messi diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi klub.
Akuisisi klub oleh Lionel Messi ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan mimpinya membangun ekosistem sepak bola dari level dasar.
Ke depan, UE Cornella berpotensi berkembang menjadi salah satu pusat pembinaan talenta muda yang diperhitungkan di Spanyol. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni