RADARTUBAN - Langkah cepat mulai disusun klub Serie A, Genoa CFC dalam mengamankan masa depan skuadnya.
Klub berjuluk Rossoblù itu dikabarkan siap mengaktifkan opsi pembelian permanen gelandang muda Tommaso Baldanzi dari AS Roma.
Kabar ini pertama kali diungkap jurnalis transfer Italia Nicolò Schira melalui akun X miliknya.
Genoa disebut tidak ingin kehilangan momentum setelah melihat potensi besar sang pemain.
Opsi € 10 Juta Segera Dieksekusi
Dalam laporannya, Schira menyebut Genoa telah berada di jalur yang jelas untuk mengamankan Baldanzi secara penuh.
“Genoa sedang merencanakan untuk mengaktifkan opsi pembelian (€ 10 juta) guna merekrut Tommaso Baldanzi secara permanen dari AS Roma. Persyaratan pribadi untuk kontrak hingga 2030 sudah disepakati.” tulis Schira.
Nilai € 10 juta terbilang investasi berani untuk pemain muda, namun Genoa tampaknya yakin dengan prospek jangka panjang Baldanzi.
Apalagi, kesepakatan kontrak hingga 2030 menunjukkan komitmen serius, bukan sekadar proyek coba-coba.
Roma Siap Melepas?
Di sisi lain, keputusan AS Roma membuka jalan bagi transfer ini mengindikasikan adanya perhitungan strategis.
Roma dikenal memiliki banyak talenta muda, namun tidak semuanya mendapat ruang berkembang optimal di tim utama.
Melepas Baldanzi bisa jadi bagian dari penyeimbangan skuad sekaligus langkah finansial.
Dengan dana segar yang masuk, Roma berpeluang mengalihkan fokus ke kebutuhan lain yang lebih mendesak.
Baldanzi dan Kesempatan Kedua
Bagi Baldanzi sendiri, Genoa menawarkan sesuatu yang mungkin sulit didapat di klub besar: kontinuitas bermain dan kepercayaan penuh. Di usia yang masih muda, faktor ini krusial untuk perkembangan karier.
Gaya bermainnya yang kreatif, lincah, dan berani mengambil risiko cocok dengan karakter Genoa yang sedang membangun identitas baru.
Jika diberi ruang, Baldanzi bukan tidak mungkin menjelma menjadi pusat permainan tim.
Transfer Kecil, Dampak Besar
Di atas kertas, transfer ini mungkin tidak sefantastis mega deal Eropa. Namun dalam realitas sepak bola modern, langkah seperti ini sering menjadi fondasi kesuksesan jangka panjang.
Genoa tampaknya tidak sekadar membeli pemain—mereka sedang berinvestasi pada masa depan.
Sementara Roma, sekali lagi, harus rela melihat talenta mudanya berkembang di tempat lain.
Jika semua berjalan sesuai rencana, musim depan akan menjadi panggung baru bagi Baldanzi—bukan lagi sebagai pemain pinjaman, melainkan bagian inti dari proyek ambisius Genoa. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni