RADARTUBAN – Dinamika bursa transfer kembali memanas di Milan. Kunjungan agen super Pini Zahavi disebut bukan sekadar agenda biasa, melainkan membuka pembicaraan penting terkait masa depan penyerang Christopher Nkunku.
Laporan ini diungkap oleh jurnalis @86_longo melalui akun X. Dalam keterangannya disebutkan: “Kunjungan Pini Zahavi ke Milan juga akan menjadi kesempatan untuk membuka pembicaraan mengenai masa depan Nkunku. Penyerang tersebut sejauh ini belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi, dan Igli Tare diperkirakan akan menegaskan bahwa setiap kemungkinan kepergian harus disertai tawaran lebih dari € 29–30 juta.”
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : AC Milan Incar Nicolò Fagioli, Allegri Jadikan Target Utama Musim Panas
Ekspektasi Tinggi, Realita Belum Sejalan
Nama Nkunku datang dengan beban besar. Label sebagai pemain kreatif dan produktif membuat ekspektasi publik otomatis melambung.
Namun kenyataannya, performanya belum benar-benar konsisten sesuai harapan.
Situasi ini yang kini memicu evaluasi internal. Klub tidak menutup mata—tetapi juga tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan emosional.
Peran Kunci Igli Tare
Sosok Igli Tare disebut akan menjadi figur sentral dalam pembahasan ini.
Ia diperkirakan akan bersikap tegas: jika ada klub yang ingin membawa Nkunku pergi, maka harga tinggi menjadi syarat mutlak.
Angka € 29–30 juta bukan sekadar valuasi, tetapi juga pesan bahwa klub masih melihat nilai dalam diri sang pemain.
Strategi Milan di Bursa Transfer
Langkah ini mencerminkan pendekatan realistis namun terukur. Milan tidak ingin rugi, tetapi juga membuka ruang bagi perubahan jika memang diperlukan.
Kehadiran Zahavi sebagai agen membuka kemungkinan skenario lebih luas—mulai dari bertahan dengan peran baru, hingga potensi transfer ke klub lain yang siap memberi kepercayaan lebih besar.
Menunggu Kejelasan Nasib
Hingga kini, belum ada keputusan final. Semua masih berada di tahap diskusi awal. Namun satu hal yang pasti, masa depan Nkunku kini berada di persimpangan.
Apakah ia akan bangkit dan membungkam keraguan, atau justru memulai petualangan baru di klub lain—jawabannya akan segera terungkap seiring bergulirnya bursa transfer musim panas. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni