Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bursa Transfer Serie A : Negosiasi Buntu, Masa Depan Christian Pulisic di Milan Mulai Terancam

Tulus Widodo • Jumat, 24 April 2026 | 14:10 WIB
Masa Depan Christian Pulisic di AC Milan Kian Tak Pasti. (instagram.com/cmpulisic)
Masa Depan Christian Pulisic di AC Milan Kian Tak Pasti. (instagram.com/cmpulisic)

RADARTUBAN - Situasi panas mulai menyelimuti masa depan Christian Pulisic di klub raksasa Serie A, AC Milan. 

Alih-alih mendekati kesepakatan baru, proses perpanjangan kontrak justru mengalami kebuntuan total—membuka celah bagi klub-klub Premier League untuk kembali masuk dalam perburuan.

Laporan dari La Gazzetta dello Sport mengungkap situasi yang jauh dari kata ideal bagi Rossoneri.

Negosiasi Mandek Tanpa Arah

Dalam laporan itu disebutkan, terjadi kebuntuan total untuk perpanjangan kontrak Pulisic. Lebih lanjut, kondisi ini diperparah oleh minimnya inisiatif dari kedua pihak.

Baca Juga: Kontrak Cristian Pulisic di AC Milan Belum Temui Titik Terang, Klub Premier League Mulai Bergerak

Disebutkan pula bahwa hingga saat ini baik Milan maupun agen pemain tidak mendorong untuk mengadakan pertemuan guna mencari kesepakatan.

Ini menjadi sinyal kuat bahwa negosiasi tidak hanya sulit, tetapi juga belum menjadi prioritas dalam waktu dekat.

Ancaman dari Premier League

Kondisi stagnan ini langsung membuka peluang bagi klub-klub Inggris. Disebutkan bahwa pada musim panas nanti, para peminat dari Premier League berpotensi kembali melakukan pendekatan serius.

Bagi Pulisic, Inggris bukan wilayah asing. Pemain Timnas Amerika Serikat itu pernah merasakan atmosfer kompetitif liga tersebut, sehingga kemungkinan kembali bukanlah skenario yang mustahil.

Milan di Persimpangan Strategi

AC Milan kini berada dalam posisi yang tidak nyaman. Di satu sisi, Pulisic adalah bagian penting dari proyek tim, pemain yang mampu memberikan kreativitas dan kontribusi gol. 

Di sisi lain, kebuntuan kontrak bisa berujung pada kehilangan pemain tanpa keuntungan maksimal.

Jika situasi ini terus berlarut, Milan harus segera menentukan sikap: mempercepat negosiasi atau mulai membuka opsi penjualan sebelum nilai pasar sang pemain menurun.

Diam yang Berbahaya

Yang paling mengkhawatirkan bukan sekadar mandeknya negosiasi, melainkan “diamnya” kedua pihak. 

Dalam dunia transfer modern, ketidakaktifan sering kali menjadi tanda awal perpisahan.

Ketika klub dan agen sama-sama tidak mendorong dialog, ruang kosong itu akan cepat diisi oleh pihak ketiga—dalam hal ini klub-klub Premier League yang siap memanfaatkan situasi.

Jika tidak ada perubahan dalam waktu dekat, saga Pulisic berpotensi berubah dari sekadar kebuntuan menjadi kehilangan besar bagi Milan. 

Dan seperti banyak kasus sebelumnya, semuanya bisa dimulai dari satu hal sederhana: negosiasi yang tak pernah benar-benar dimulai. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#christian pulisic #AC Milan #premier league #bursa transfer