RADARTUBAN – Langkah senyap namun terukur kembali dilakukan Inter Milan dalam membangun masa depan tim.
Klub raksasa Serie A itu mengirim langsung Wakil Direktur Olahraga mereka, Dario Baccin, ke U-Power Stadium untuk memantau laga Monza kontra Modena.
Fokus utama bukan pertandingan, melainkan dua nama muda yang mulai mencuri perhatian: Samuel Wiafe dan Gady Beyuku.
Informasi ini diungkap jurnalis transfer ternama Nico Schira melalui akun X miliknya.
“Wakil Direktur Olahraga Inter (Dario Baccin) hari ini berada di U-Power Stadium untuk menyaksikan pertandingan antara Monza dan Modena guna memantau gelandang muda Samuel Wiafe (lahir 2008) dan bek kanan Gady Beyuku (lahir 2005). Inter juga sudah merekrut Massolin dari Modena.” tulis Schira.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Inter Milan Segera Perpanjang Kontrak Hakan Calhanoglu Hingga 2028
Proyek Jangka Panjang Inter Mulai Terlihat
Kehadiran Baccin bukan sekadar rutinitas scouting biasa. Ini menegaskan bahwa Inter sedang serius memperkuat fondasi jangka panjang dengan membidik pemain usia belia yang punya potensi berkembang pesat.
Samuel Wiafe, yang masih berusia sangat muda, dinilai memiliki kecerdasan taktik dan ketenangan di lini tengah yang jarang dimiliki pemain seusianya.
Sementara itu, Gady Beyuku menawarkan profil berbeda. Bek kanan kelahiran 2005 tersebut dikenal memiliki kecepatan, agresivitas, serta kemampuan duel yang solid.
Kombinasi atribut ini membuatnya cocok dengan kebutuhan modern sepak bola Italia yang semakin dinamis.
Efek Domino Transfer Massolin
Menariknya, Inter sebelumnya sudah lebih dulu mengamankan Massolin dari Modena.
Langkah ini bisa menjadi pintu masuk bagi relasi yang lebih kuat antara kedua klub, sekaligus mempermudah negosiasi untuk target berikutnya.
Dalam konteks strategi, Inter tampak belajar dari kesuksesan klub-klub Eropa lain yang lebih dahulu menginvestasikan dana pada pemain muda sebelum harga mereka melonjak. Ini bukan sekadar berburu bakat, tetapi juga bagian dari efisiensi finansial.
Bukan Sekadar Pengamatan Biasa
Kehadiran langsung petinggi klub di stadion memberi sinyal kuat bahwa Wiafe dan Beyuku bukan sekadar nama dalam daftar panjang scouting.
Mereka adalah target konkret yang sedang dipertimbangkan serius.
Jika langkah ini berlanjut ke tahap negosiasi, bukan tidak mungkin Inter kembali mencuri start dalam perburuan talenta muda Eropa—sebuah pola yang mulai mereka bangun untuk menjaga daya saing di level tertinggi dalam beberapa musim ke depan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni