RADARTUBAN - Kabar mengenai Steven Gerrard masuk bursa manajer Burnley menjadi sorotan setelah namanya disebut berada di posisi teratas dalam daftar kandidat pelatih baru klub tersebut.
Situasi ini membuka peluang bagi Steven Gerrard untuk kembali ke sepak bola Inggris setelah cukup lama absen dari dunia kepelatihan domestik.
Burnley Cari Pelatih Baru Usai Degradasi
Burnley sedang mengevaluasi posisi pelatih setelah hasil kurang memuaskan yang berujung degradasi dari Premier League.
Baca Juga: Tolak Tawaran Rangers, Steven Gerrard Kembali ke Dunia Sepak bola Melalui Televisi
Masa depan Scott Parker kini belum pasti seiring manajemen klub mempertimbangkan perubahan di kursi kepelatihan.
Dalam kondisi tersebut, isu Steven Gerrard masuk bursa manajer Burnley semakin menguat karena kebutuhan klub untuk segera bangkit di kompetisi Championship.
Informasi dari jurnalis Alan Nixon menyebutkan bahwa Gerrard menjadi kandidat utama jika Burnley memutuskan berpisah dengan Parker.
Gerrard Siap Kembali ke Inggris
Setelah meninggalkan Al-Ettifaq pada Januari 2025, Gerrard belum kembali menangani klub mana pun.
Ia lebih sering tampil sebagai analis di TNT Sports sambil menunggu peluang baru di dunia kepelatihan.
Kabar Steven Gerrard masuk bursa manajer Burnley juga diperkuat dengan laporan bahwa ia siap menerima tawaran jika kesempatan itu benar-benar datang.
Selain Gerrard, nama Craig Bellamy juga disebut masuk dalam daftar kandidat pelatih Burnley.
Pengalaman Gerrard Jadi Nilai Tambah
Pengalaman Gerrard saat melatih Rangers menjadi salah satu faktor yang membuatnya dilirik.
Dia sukses mempersembahkan gelar Scottish Premiership sebelum akhirnya pindah ke Aston Villa.
Meski kariernya di Aston Villa tidak berjalan mulus, pengalaman tersebut tetap dianggap penting dalam konteks Steven Gerrard masuk bursa manajer Burnley.
Gerrard juga sempat dikaitkan dengan peluang kembali ke Liverpool dalam berbagai peran.
Penyesalan Gerrard Tinggalkan Rangers
Dalam wawancara dengan The Overlap, Gerrard mengakui adanya penyesalan saat meninggalkan Rangers.
“Levelnya adalah loncatan yang besar. Mungkin saat itu saya tidak sepenuhnya menyadarinya ketika mengambil keputusan tersebut.
Kalau melihat ke belakang, semua orang pasti akan lebih bijak, bukan? Saya seharusnya bertahan lebih lama di Rangers, mendapatkan lebih banyak pengalaman, dan tetap di sana lebih lama.
Sekarang saya menyesal, meski saat itu tidak. Itu keputusan yang sulit.
Selain itu, setelah kami meraih gelar, pembicaraan dengan Rangers soal perekrutan pemain dan keuangan terasa belum siap untuk melangkah lebih jauh.
Rasanya lebih seperti, ‘ya sudah, kita benahi ini dulu dan itu nanti.’ Janji-janji yang diberikan tidak sekuat yang saya harapkan.
Lalu datang tawaran dari Premier League, tentu sulit untuk menolaknya.
Saya juga tidak punya hal buruk untuk dikatakan tentang Villa.
Baca Juga: Liverpool dan Manchester United Berebut Akliouche, Bintang Monaco Jadi Rebutan di Bursa Musim Panas
Itu klub yang sangat bagus, orang-orangnya hebat, fasilitasnya luar biasa. Saya diberi kesempatan di sana, tetapi tidak berhasil, dan itu tanggung jawab saya.”
Persaingan Ketat di Bursa Pelatih
Meski Steven Gerrard masuk bursa manajer Burnley, peluangnya tidak sepenuhnya mulus karena adanya kandidat lain yang juga berpengalaman.
Manajemen Burnley diperkirakan akan mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menentukan keputusan akhir.
Namun demikian, pengalaman dan nama besar Gerrard membuat peluangnya tetap terbuka lebar dalam perburuan kursi pelatih tersebut. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama