RADARTUBAN – Langkah ambisius mulai disiapkan raksasa Serie A, Inter Milan untuk memperkuat lini belakang mereka musim depan. Nama Gleison Bremer dari Juventus mencuat sebagai target serius, dalam upaya mencari sosok pengganti sepadan bagi Francesco Acerbi.
Informasi ini berkembang dari laporan yang menyebut bahwa dua petinggi Inter, Beppe Marotta dan Piero Ausilio, telah memasukkan Bremer dalam daftar pertimbangan utama mereka.
“Marotta dan Ausilio baru-baru ini mempertimbangkan Bremer dari Juventus. Inter mencari pemain level tinggi untuk menggantikan Acerbi, dengan Kim Min-jae juga disebut sebagai bek lain dalam daftar mereka." tulis laporan tersebut.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Kontrak di Juventus Menipis, Vlahovic Masuk Radar Serius Bayern Munich
"Bremer memiliki kontrak dengan Juventus hingga Juni 2029, dan laporan terbaru menyebut klausul rilis antara € 54 juta hingga € 58 juta.”
Mencari Pengganti yang Setara
Kebutuhan Inter bukan sekadar menambah pemain bertahan, tetapi menemukan figur yang mampu menjaga standar tinggi di lini belakang.
Acerbi selama ini menjadi pilar pengalaman dan ketenangan, sehingga penggantinya harus memiliki kualitas yang setara—baik secara teknis maupun mental.
Bremer dinilai memenuhi kriteria tersebut. Kuat dalam duel, disiplin dalam membaca permainan, dan sudah terbukti di Serie A, membuatnya menjadi kandidat ideal meski berasal dari rival langsung.
Harga Tinggi, Risiko Besar
Namun, langkah ini jelas tidak murah. Dengan klausul rilis yang berada di kisaran € 54 hingga € 58 juta, Inter harus mempertimbangkan aspek finansial secara matang.
Selain itu, memboyong pemain dari Juventus bukan perkara sederhana. Rivalitas klasik antara kedua klub kerap membuat negosiasi menjadi lebih rumit, baik dari sisi harga maupun dinamika politik sepak bola.
Kim Min-jae Jadi Opsi Alternatif
Di tengah kompleksitas transfer Bremer, Inter juga menjaga opsi lain. Nama Kim Min-jae ikut masuk radar sebagai alternatif.
Bek FC Bayern München asal Korea Selatan itu dikenal memiliki karakter permainan agresif dan pengalaman internasional, menjadikannya pilihan realistis jika transfer Bremer menemui jalan buntu.
Strategi Besar Inter Mulai Terbaca
Pergerakan ini menegaskan satu hal: Inter tidak ingin menunggu penurunan performa terjadi.
Mereka memilih bertindak lebih awal, merancang regenerasi sebelum krisis datang.
Kini, semua bergantung pada keputusan berani—apakah Inter siap menebus mahal Bremer, atau beralih ke opsi lain yang lebih fleksibel.
Yang jelas, perburuan bek tengah ini bukan sekadar transfer biasa. Ini adalah langkah strategis yang bisa menentukan wajah Inter di musim-musim mendatang. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni