RADARTUBAN – Nasib Niclas Füllkrug di AC Milan tampaknya hanya akan menjadi cerita singkat.
Striker asal Jerman itu dipastikan tidak akan bertahan lama di San Siro dan bersiap menjalani babak baru yang tak kalah rumit dalam kariernya.
“Niclas Füllkrug akan meninggalkan AC Milan pada akhir musim untuk kembali ke West Ham, lalu pergi lagi," tulis jurnalis transfer Nicolò Schira dalam laporannya.
"Dia tidak masuk dalam rencana West Ham dan bisa kembali ke Bundesliga, di mana Wolfsburg dan Werder Bremen menunjukkan ketertarikan.” lanjutnya.
Pernyataan itu menggambarkan situasi yang tidak ideal bagi pemain berusia 30 tahun tersebut—bahkan sebelum benar-benar menetap, ia sudah harus bersiap angkat kaki lagi.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : AC Milan dan Juventus Incar Igor Thiago, Brentford Patok Harga Selangit
Persinggahan Singkat yang Tak Berujung
Kepindahan Füllkrug ke Milan sejatinya sempat memunculkan harapan. Dengan pengalaman dan naluri golnya, ia diharapkan menjadi solusi instan di lini depan Rossoneri. Namun realitas berkata lain.
Adaptasi yang tidak sepenuhnya mulus serta persaingan internal membuat perannya tak pernah benar-benar stabil.
Milan pun tampak tidak menjadikannya sebagai bagian inti proyek jangka panjang.
Situasi ini mempertegas bahwa transfer tersebut lebih bersifat jangka pendek—bahkan cenderung sebagai langkah darurat yang kini berakhir tanpa dampak signifikan.
West Ham Tak Membuka Pintu
Lebih rumit lagi, ketika kembali ke West Ham United, Füllkrug justru tidak masuk dalam rencana klub.
Artinya, masa depannya sudah “ditutup” bahkan sebelum ia kembali mengenakan seragam The Hammers.
Kondisi ini membuat opsi kembali ke Bundesliga menjadi jalan paling realistis.
Dua klub yang disebut paling serius adalah VfL Wolfsburg dan Werder Bremen—dua tim yang sudah sangat familiar dengan karakter sepak bola Füllkrug.
Kembali ke Akar, atau Awal Kemunduran?
Kepulangan ke Bundesliga bisa menjadi momentum kebangkitan. Füllkrug pernah menunjukkan performa terbaiknya di Jerman, dengan gaya bermain yang cocok dan lingkungan yang sudah ia pahami.
Namun di sisi lain, situasi ini juga bisa dibaca sebagai sinyal penurunan karier.
Dari pemain yang sempat mencicipi panggung internasional dan klub besar Eropa, kini ia harus kembali mencari stabilitas.
Yang jelas, perjalanan Füllkrug belum selesai. Justru, fase berikutnya akan menentukan: apakah ini jalan pulang menuju performa terbaik, atau awal dari babak senja kariernya. (*)
Editor : Hardiyati Budi AnggraeniSumber : Nicolò Schira