RADARTUBAN — Bursa transfer Eropa kembali menghadirkan satu nama panas yang mulai menyedot perhatian lintas liga: Ismael Kone.
Gelandang muda asal Kanada itu kini berada di pusat radar klub-klub Italia dan Inggris setelah detail klausul rilisnya terungkap ke publik.
Jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano, mengungkap fakta penting yang bisa mengubah peta persaingan.
“Ismael Kone memiliki klausul rilis sebesar € 35 juta dalam kontraknya di Sassuolo. Klausul ini berlaku hingga akhir Juli, dengan beberapa klub tertarik di Italia—seperti yang juga dikonfirmasi direktur AC Milan, Tare—dan juga di Inggris. Pembicaraan akan berlanjut bahkan sebelum Piala Dunia.” tulis Romano.
Baca Juga: Nasib AC Milan Ditentukan Liga Champions : Antara Target Prestise dan Ancaman Kerugian 100 Juta Euro
Klausul yang Mengundang Perburuan
Angka € 35 juta untuk pemain muda dengan potensi eksplosif seperti Kone dinilai relatif “terjangkau” di pasar saat ini.
Hal inilah yang membuat raksasa Serie A, AC Milan bergerak cepat memantau situasi.
Direktur Milan, Igli Tare, bahkan disebut sudah mengakui ketertarikan klub terhadap sang pemain.
Ini menjadi sinyal kuat bahwa Rossoneri tidak ingin tertinggal dalam perburuan talenta masa depan.
Namun Milan bukan satu-satunya. Klub-klub Inggris juga mulai mengintai, siap memanfaatkan kekuatan finansial untuk menyalip di tikungan akhir.
Waktu yang Kian Menipis
Klausul rilis ini hanya berlaku hingga akhir Juli—sebuah detail krusial yang membuat negosiasi berpotensi berlangsung intens dalam waktu dekat. Situasi ini menciptakan tekanan: siapa cepat, dia dapat.
Lebih menarik lagi, Romano menyebut pembicaraan bisa dimulai bahkan sebelum turnamen besar seperti Piala Dunia.
Artinya, klub-klub tidak ingin menunggu harga Kone melonjak akibat performa di panggung internasional.
Sassuolo di Persimpangan
Bagi US Sassuolo, situasi ini ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, mereka berpeluang mendapatkan dana segar besar.
Di sisi lain, kehilangan Kone berarti melepas salah satu aset paling menjanjikan dalam proyek jangka panjang.
Antara Potensi dan Momentum
Kone bukan sekadar pemain muda biasa. Ia adalah representasi gelandang modern: kuat, dinamis, dan fleksibel dalam berbagai peran.
Itulah mengapa ketertarikan datang dari dua liga dengan karakter berbeda—Serie A yang taktis dan Premier League yang intens.
Kini, semua bergantung pada momentum. Apakah Milan bergerak lebih cepat? Atau justru klub Inggris yang kembali menunjukkan dominasinya di pasar?
Satu hal pasti: dengan klausul € 35 juta yang memiliki batas waktu jelas, saga transfer Ismael Kone berpotensi menjadi salah satu cerita paling panas musim panas ini. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni