Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tiket Final Piala Dunia 2026 Dijual Rp 170 Miliar, FIFA Buka Suara Soal Harga Fantastis

Bihan Mokodompit • Jumat, 8 Mei 2026 | 09:53 WIB
Ilustrasi trofi piala dunia.  (Instagram/fifa)
Ilustrasi trofi piala dunia. (Instagram/fifa)

RADARTUBAN - Tiket final Piala Dunia 2026 kembali menjadi sorotan setelah satu kursi di pasar penjualan ulang dikabarkan dijual dengan harga mencapai 11,5 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp170 miliar.

Harga fantastis tersebut membuat publik dunia sepak bola terkejut karena tiket itu tidak memiliki fasilitas khusus tambahan.

Bahkan, posisi kursinya juga tidak berada dekat lapangan pertandingan.

Baca Juga: FIFA Tutup Spekulasi: Italia Dipastikan Tak Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Fenomena ini semakin memperlihatkan tingginya antusiasme publik terhadap Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Tiket Final Piala Dunia 2026 Jadi Rebutan Fans

Laga final Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, pada 19 Juli 2026.

Stadion tersebut memiliki kapasitas lebih dari 82 ribu penonton.

Meski peserta final belum diketahui, permintaan tiket sudah melonjak tajam sejak penjualan dibuka.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengungkapkan bahwa penjualan tiket Piala Dunia mendapat lebih dari 500 juta permintaan dari penggemar sepak bola di berbagai negara.

Lonjakan permintaan itu membuat tiket final Piala Dunia 2026 menjadi salah satu yang paling diburu dalam sejarah turnamen sepak bola dunia.

Harga resmi tiket final sebenarnya sempat menuai kritik dari publik.

FIFA kemudian menyesuaikan sejumlah kategori harga agar lebih terjangkau bagi penggemar.

Namun, tiket kategori termahal untuk final tetap dibanderol sekitar 11 ribu dolar AS atau setara Rp160 jutaan.

Nominal tersebut jauh lebih mahal dibanding final Piala Dunia 2022 di Qatar.

Pada edisi sebelumnya, harga tiket termahal hanya sekitar 1.600 dolar AS.

Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Liverpool Ngebut Kejar Bintang Milan Rafael Leao, Target Rampung Sebelum Piala Dunia

Harga Tiket Piala Dunia Melejit di Pasar Resale

Perbincangan soal harga tiket Piala Dunia semakin panas setelah muncul satu tiket standar yang dijual kembali dengan harga fantastis.

Menurut laporan Sky Sports, tiket itu dipasarkan di situs resale dengan harga 11,5 juta dolar AS.

Padahal, tiket tersebut hanya berada di blok 307, baris 22, kursi nomor 12.

Lokasinya juga tidak terlalu dekat dengan lapangan utama.

Publik kemudian mempertanyakan logika harga tersebut karena fasilitas yang didapat tidak berbeda dengan tiket biasa lainnya.

Banyak penggemar sepak bola menilai harga tiket final Piala Dunia 2026 sudah melampaui batas kewajaran.

Meski begitu, sistem penjualan ulang tiket memang legal di Amerika Serikat.

Hal itulah yang membuat harga tiket Piala Dunia dapat melonjak drastis di pasar sekunder.

FIFA Beri Penjelasan Mengenai Harga Tiket

Gianni Infantino akhirnya angkat bicara mengenai polemik tersebut saat menghadiri Milken Institute Global Conference di Beverly Hills.

Ia mengatakan FIFA harus mengikuti mekanisme pasar hiburan di Amerika Serikat.

“Kami harus melihat pasar. Kami berada di pasar hiburan paling berkembang di dunia, jadi kami harus menerapkan harga sesuai pasar. Di Amerika Serikat, penjualan kembali tiket juga diperbolehkan. Jika tiket dijual terlalu murah, maka tiket tersebut akan dijual kembali dengan harga jauh lebih tinggi.”

Infantino juga menyebut harga di pasar resale tidak sepenuhnya mencerminkan harga asli dari FIFA.

“Faktanya, meski ada yang mengatakan harga tiket kami mahal, tiket-tiket itu tetap dijual kembali dengan harga lebih tinggi, bahkan lebih dari dua kali lipat harga resmi kami.”

Ia juga memberikan komentar bernada santai mengenai tiket yang dijual jutaan dolar tersebut.

“Saya akan secara pribadi membawakan hot dog dan Coca-Cola untuk siapa pun yang membayar harga sebesar itu.”

Selain itu, Infantino menegaskan belum tentu ada pembeli yang benar-benar bersedia membayar harga fantastis tersebut.

“Fakta adanya tiket final dijual kembali hingga 2 juta dolar AS tidak berarti harga asli tiket memang sebesar itu ataupun pasti akan ada pembeli yang mau membayarnya.”

FIFA Tetap Dapat Keuntungan dari Penjualan Ulang

Meski FIFA tidak menentukan harga di pasar penjualan ulang, 
organisasi sepak bola dunia itu tetap memperoleh keuntungan dari transaksi tersebut.

Laporan The Guardian menyebut FIFA mengambil biaya pembelian sebesar 15 persen dari pembeli tiket.

Selain itu, FIFA juga mendapat biaya penjualan ulang sebesar 15 persen dari pihak penjual.

Kondisi ini membuat kontroversi tiket final Piala Dunia 2026 semakin ramai diperbincangkan publik.

Banyak penggemar berharap FIFA dapat menghadirkan sistem penjualan tiket yang lebih adil pada masa mendatang. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#tiket final Piala Dunia 2026 #harga tiket piala dunia #Piala Dunia 2026 #FIFA #gianni infantino