RADARTUBAN — Pergerakan besar di balik layar sepak bola Eropa mulai memanas bahkan sebelum bursa transfer resmi dibuka.
Kali ini bukan soal pemain atau pelatih, melainkan sosok penting yang kerap menentukan arah masa depan klub dari balik meja negosiasi.
Nama Ricky Massara kini menjadi pusat perhatian setelah dikaitkan dengan Olympique de Marseille.
Klub raksasa Prancis itu dilaporkan tertarik menunjuk Massara sebagai direktur olahraga baru untuk menggantikan Mehdi Benatia.
Baca Juga: Barcelona Pantau Evan Ndicka, AS Roma Terancam Kehilangan Bek Andalan
Kabar tersebut diungkap jurnalis transfer Italia, Nicolò Schira, lewat akun X pribadinya.
“Olympique Marseille menunjukkan ketertarikan kepada Ricky Massara untuk peran direktur olahraga menggantikan Mehdi Benatia. Massara tidak akan dikonfirmasi sebagai direktur olahraga AS Roma dan sangat mengenal pasar Ligue 1.” tulis Schira.
Pernyataan itu langsung memicu spekulasi baru mengenai arah proyek Marseille musim depan.
Marseille Cari Arsitek Baru
Ketertarikan Marseille terhadap Massara dinilai bukan keputusan spontan. Klub asal Prancis itu sedang mencari sosok yang mampu membangun ulang fondasi proyek olahraga mereka setelah musim yang penuh gejolak.
Massara dikenal sebagai salah satu direktur olahraga paling berpengaruh dalam sepak bola Italia beberapa tahun terakhir.
Namanya melejit saat membantu membangun skuad AC Milan yang akhirnya kembali meraih Scudetto.
Ia memiliki reputasi kuat dalam menemukan pemain potensial dengan harga realistis, sesuatu yang sangat dibutuhkan Marseille di tengah persaingan finansial dengan klub-klub kaya Eropa.
Roma Memilih Jalan Berbeda
Di sisi lain, kabar bahwa Massara tidak akan dipermanenkan di AS Roma menjadi sinyal bahwa klub ibu kota Italia itu sedang menyiapkan arah baru dalam struktur manajemen mereka.
Situasi tersebut membuka jalan bagi Marseille untuk bergerak lebih agresif.
Yang membuat Massara semakin menarik adalah pengalamannya memahami pasar Ligue 1.
Ia dinilai memiliki jaringan luas di Prancis dan cukup memahami karakter pemain muda dari kompetisi tersebut.
Bukan Sekadar Pergantian Jabatan
Dalam sepak bola modern, direktur olahraga bukan lagi sekadar jabatan administratif.
Mereka adalah otak di balik strategi transfer, pembangunan proyek jangka panjang, hingga identitas permainan klub.
Karena itu, jika Marseille benar-benar berhasil mendapatkan Ricky Massara, dampaknya bisa jauh lebih besar daripada sekadar pergantian nama di ruang kantor.
Ini bisa menjadi awal revolusi baru bagi Marseille. Dan di balik sunyinya meja negosiasi, pertarungan membangun masa depan klub elite Eropa ternyata sudah dimulai lebih dulu. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni