Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bernardo Tavares Waspadai Kebangkitan Persis Solo, Persebaya Bidik Empat Besar Super League

Tulus Widodo • Sabtu, 9 Mei 2026 | 13:40 WIB
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menilai Persis Solo tetap berbahaya meski berada di papan bawah. (instagram.com/bernardotavares80)
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menilai Persis Solo tetap berbahaya meski berada di papan bawah. (instagram.com/bernardotavares80)

RADARTUBAN — Atmosfer panas mulai terasa jelang duel penting antara Persebaya Surabaya melawan tuan rumah Persis Solo. 

Di tengah tekanan perebutan posisi papan atas BRI Super League, Green Force datang dengan satu misi besar: menjaga peluang finis di empat besar tetap hidup.

Namun pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memilih meredam euforia. Mantan pelatih PSM itu menegaskan pertandingan tidak akan berjalan mudah meski Persis saat ini berada di papan bawah klasemen.

“Pertandingan melawan Persis Solo tidak akan mudah. Bermain di kandang membuat mereka menjadi tim yang sangat berbahaya. Posisi di klasemen tidak bisa dijadikan ukuran,” tegas Tavares dalam pernyataan resmi klub.

Baca Juga: Kisah Haru Bonek Tunanetra di Stadion Gelora Bung Tomo, Dukung Persebaya Surabaya Tanpa Batas

Pelatih asal Portugal itu meminta seluruh pemain tampil disiplin sejak menit pertama. 

Menurutnya, laga seperti ini sering menjadi jebakan bagi tim yang datang dengan rasa percaya diri berlebihan.

“Kami harus fokus, waspada, dan bekerja keras sepanjang pertandingan,” lanjutnya.

Persis Bisa Jadi Ancaman Besar

Pernyataan Tavares bukan tanpa alasan. Bermain di depan pendukung sendiri membuat Persis kerap tampil lebih agresif dan berani mengambil risiko.

Selain faktor atmosfer stadion, tekanan yang sedang dihadapi Persis justru bisa menjadi energi tambahan. 

Tim papan bawah sering tampil tanpa beban ketika menghadapi klub besar, dan situasi itu dinilai sangat berbahaya bagi Persebaya.

Karena itu, Green Force diperkirakan tidak akan bermain terlalu terbuka di awal laga. 

Keseimbangan lini tengah dan transisi bertahan kemungkinan menjadi fokus utama Tavares.

Rivera Jaga Asa Empat Besar

Di sisi lain, gelandang Francisco Rivera datang dengan optimisme tinggi. Pemain asal Meksiko tersebut menegaskan bahwa Persebaya masih memiliki ambisi besar menutup musim di papan atas.

“Kami ingin membawa Persebaya finis di empat besar. Pertandingan besok sangat penting dan kami harus memaksimalkannya,” ujar Rivera.

Baca Juga: Kisah Haru Bonek Tunanetra di Stadion Gelora Bung Tomo, Dukung Persebaya Surabaya Tanpa Batas

Ucapan Rivera menunjukkan ruang ganti Persebaya masih dipenuhi keyakinan. Para pemain sadar bahwa satu kemenangan bisa menjaga tekanan terhadap rival-rival di atas mereka.

Laga Penentu Mental Bajol Ijo

Pertandingan melawan Persis bukan sekadar soal tiga poin. Duel ini menjadi ujian mental bagi Persebaya dalam menghadapi tekanan akhir musim.

Jika mampu melewati laga sulit ini, peluang Green Force mengakhiri kompetisi di posisi elite akan tetap terbuka. 

Namun jika lengah sedikit saja, mimpi empat besar bisa mulai menjauh dari genggaman. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Persebaya Surabaya #Bernardo Tavares #BRI Super League #Persis Solo