RADARTUBAN – Kemenangan dramatis Atalanta BC atas AC Milan tak hanya menjaga asa mereka di papan atas Serie A, tetapi juga memperkuat posisi pelatih Raffaele Palladino di tengah spekulasi masa depannya.
Atalanta sukses mencuri kemenangan 3-2 di San Siro pada giornata ke-36 Serie A, Senin (11/5) dini hari WIB.
Hasil tersebut menjadi salah satu kemenangan paling emosional La Dea musim ini karena diraih di markas tim besar yang sedang berada dalam tekanan.
Baca Juga: Manchester United Capai Kesepakatan Personal dengan Ederson, Atalanta Mulai Terdesak
Di tengah euforia kemenangan, Palladino akhirnya angkat bicara soal masa depannya bersama Atalanta.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari akun X jurnalis transfer Nicolò Schira, pelatih berusia 42 tahun itu merasa dirinya pantas mendapatkan kepercayaan lebih lanjut dari klub.
“Saya pikir saya pantas mendapatkan konfirmasi. Saat saya datang, klub pertama-tama meminta saya menyelamatkan tim lalu membawa mereka finis setinggi mungkin," ujar Palladino.
"Kami memulai dari posisi ke-13 dan berada di posisi ketujuh bukan sesuatu yang mudah. Kami sebenarnya bisa lebih baik, tetapi tim-tim di atas memang sangat kuat,” lanjutnya.
Dari Krisis ke Persaingan Eropa
Ucapan Palladino bukan sekadar pembelaan diri. Statistik Atalanta musim ini memang menunjukkan peningkatan signifikan.
Saat ia datang, klub berada dalam fase tidak stabil dan kesulitan menjaga konsistensi permainan.
Namun perlahan, Palladino berhasil mengubah atmosfer ruang ganti.
Atalanta kembali tampil agresif, berani menekan, dan lebih hidup dalam pertandingan-pertandingan besar.
Kemenangan di San Siro menjadi simbol perubahan tersebut.
Mengalahkan Milan di kandangnya sendiri bukan perkara sederhana. Terlebih, Atalanta mampu menunjukkan karakter kuat ketika pertandingan berjalan terbuka dan penuh tekanan.
Masa Depan Palladino Masih Jadi Tanda Tanya
Meski membawa Atalanta bersaing di papan atas, masa depan Palladino masih belum sepenuhnya aman.
Sejumlah laporan di Italia menyebut manajemen klub masih mengevaluasi arah proyek musim depan, termasuk kemungkinan perubahan di kursi pelatih.
Namun dukungan publik mulai mengalir deras kepada Palladino. Banyak yang menilai Atalanta saat ini bermain dengan identitas yang lebih jelas dibanding awal musim.
Di sisi lain, kemenangan atas Milan juga memperlihatkan bahwa Atalanta tetap menjadi ancaman serius bagi tim-tim besar Serie A.
Dan jika Palladino benar-benar dipertahankan, fondasi yang ia bangun musim ini bisa menjadi awal dari proyek yang lebih besar di Bergamo. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni